
Aksi Allano Lima, kontra Persib. (Istimewa).
JawaPos.com - Allano Lima adalah pemain kunci Persija Jakarta di sektor penyerangan sebelah kanan. Meski kontribusinya besar, yang melekat pada namanya justru perolehan kartu kuning. Kini Allano total telah mengantongi 12 kartu kuning, sekaligus menjadikannya pemain yang paling banyak mendapatkan kartu kuning di Super League 2025–2026 sejauh ini.
Persija Jakarta bukan tim yang paling banyak menerima kartu kuning. Berdasar data I.League, sampai kemarin (5/3), tim yang paling banyak mendapatkan kartu kuning adalah Bhayangkara Presisi Lampung FC. Tim milik Polri tersebut sudah mengantongi 77 kartu kuning. Di bawah Bhayangkara FC ada PSM Makassar yang telah mengantongi 71 kartu kuning. Setelah itu, baru Persija Jakarta (67 kartu kuning).
Namun, jika ditanya siapa pemain yang paling banyak menerima kartu kuning, maka Allano Lima, winger Persija, jawabannya. Berdasar data I.League per kemarin, pemain asal Brasil itu telah mengoleksi 12 kartu kuning. Di bawah Allano ada striker Persijap Jepara Carlos Franca (9 kartu kuning), gelandang Dewa United Ricky Kambuaya (9 kartu kuning), bek Persis Solo Jose Cleylton de Morais dos Santos (8 kartu kuning), dan bek kiri PSIM Jogjakarta Reva Adi Utama (8 kartu kuning).
Itu menjadi potret musim yang terasa ganjil bagi Allano. Apalagi, Allano adalah seorang winger dengan gaya bermain yang dikenal ofensif, berani duel satu lawan satu, dan kerap menjadi pemecah kebuntuan. Bukan tipikal gelandang jangkar atau bek yang akrab dengan tekel keras.
Memang, sebagian kartu lahir dari luapan emosi. Namun, bagi Allano, ceritamusin terasa lebih rumit dari sekadar disiplin. “Saya bukan orang suci. Saya manusia biasa,” tulisnya di akun Instagram @allanolima07, Rabu (25/2).
Pernyataan itu bukan sekadar pengakuan. Ada kegelisahan yang mengendap. Pemain kelahiran Rio de Janeiro, 24 April 1995, tersebut merasa situasi yang berulang telah membentuk stereotipe terhadap dirinya di lapangan.
“Apa yang berulang kali terjadi sangat menakutkan bagi saya. Apa pun yang saya lakukan, saya dihukum dengan kartu kuning,” ujarnya.
Lebih dari satu dekade berkarier profesional, ia mengaku belum pernah merasakan situasi seperti sekarang. Di mana pun ia bermain, hukuman kartu tidak pernah sebanyak ini.
“Ini sangat membuat frustrasi. Saya bekerja keras untuk menikmati setiap pertandingan. Bahkan ketika saya dilanggar, justru saya yang mendapat kartu,” imbuhnya.
Kegelisahan itu kemudian menyentuh isu yang lebih sensitif. Allano merasa perlakuan di lapangan tidak semata soal tindakan, melainkan identitas.
“Mungkin jika kulit saya berwarna putih, saya tidak akan diperlakukan seperti ini. Saya tidak menyerang siapa pun hingga pantas menerima begitu banyak kartu yang tidak perlu,” katanya.
Kalimat itu mengandung kepedihan. Bagi Allano, persoalan ini bukan hanya tentang keputusan wasit, tetapi juga tentang beban yang lebih besar yang dirasakan pemain berkulit hitam. “Bagi orang kulit hitam, segalanya lebih sulit, dan itu nyata,” tuturnya.
Meski merasa disudutkan, fakta statistik tidak bisa dibantah. Berdasar data Transfermarkt, per kemarin, sepanjang perjalanan profesionalnya ia telah mengoleksi 68 kartu kuning dalam 267 pertandingan di berbagai kompetisi, termasuk perolehan kartu kuning bersama Persija.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022