Ilustrasi: Skuad Sriwijaya FC. (Istimewa)
JawaPos.com - Nahas betul Sriwijaya FC. Akibat badai persoalan yang tak kunjung usai, juara Liga Indonesia dua kali dan Copa Indonesia 3 kali itu menjadi tim pertama dari Championship yang terdegradasi ke Liga 3.
Hasil tersebut dipastikan setelah Laskar Wong Kito kalah dari tuan rumah Sumsel United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (28/2) malam. Mereka takluk dengan skor telak 0-3.
Kekalahan itu menjadi yang ke-19 dari 21 pertandingan yang telah dijalani Sriwijaya FC. Dengan hanya mengemas dua poin dan berada di dasar klasemen Grup 1, sisa enam pertandingan tidak lagi mampu menyelamatkan Sriwijaya FC dari jurang degradasi.
Pelatih Sriwijaya FC, Iwan Setiawan, mengaku tetap bangga atas apa yang telah ditampilkan anak asuhnya meskipun harus terdegradasi ke Liga 3. Apalagi, skuad yang dibentuknya pada putaran ketiga mayoritas berisi pemain muda dari Liga 3 Nusantara.
“Tim ini ada progres. Kami membuktikan bahwa Sriwijaya FC tetap kompetitif meskipun memang sudah sangat sulit diselamatkan,” ujarnya.
Iwan menuturkan perjuangan skuadnya sejak diminta bergabung pada putaran ketiga sudah luar biasa. Dengan segala keterbatasan, Gardhika Arya dan kawan-kawan mampu menampilkan permainan yang gigih dan tidak kenal takut.
“Semoga Sriwijaya FC bisa segera bangkit. Ini tim besar yang penuh sejarah,” ucapnya saat dihubungi Jawa Pos, kemarin (1/3).
Menyisakan enam pertandingan, mantan pelatih Persibo Bojonegoro itu menegaskan tetap akan berjuang maksimal. Ia meminta anak asuhnya bermain tanpa beban meskipun sudah dipastikan terdegradasi.
“Setidaknya, kami ingin mengakhiri kompetisi dengan jiwa kesatria. Tidak mau mengalah sampai titik penghabisan,” tegasnya.
Sriwijaya FC pernah memiliki sejarah manis dalam persepakbolaan nasional. Berawal dari akuisisi Persijatim Solo FC oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada masa Gubernur Syahrial Oesman pada 2004, tidak butuh waktu lama bagi Sriwijaya FC untuk menjelma menjadi tim besar di Indonesia.
Pada musim 2007, Sriwijaya FC meraih gelar double winner, yakni juara Liga Indonesia dan Copa Indonesia.
Pada musim 2012, Sriwijaya FC kembali menjadi juara Indonesia Super League (ISL). Di level Asia, seperti AFC Cup, Sriwijaya FC juga konsisten berpartisipasi mulai 2008 hingga 2011.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
