Sriwijaya FC resmi terdegradasi ke Liga Nusantara setelah kalah dari Sumsel United di Pegadaian Championship 2025/2026 (instagram.com/@sriwijayafc.id)
JawaPos.com - Sriwijaya FC akhirnya resmi terdegradasi ke Liga Nusantara 2026/2027. Hasil tersebut membuat tim kebanggaan masyarakat Palembang untuk pertama kalinya merasakan turun ke kasta ketiga liga.
Kekalahan dari tim yang juga wakil Sumatera Selatan, Sumsel United, tiga gol tanpa balas pada 28 Februari 2026, memastikan Sriwijaya tidak akan beranjak dari posisi juru kunci klasemen Wilayah Barat Championship 2025/2026.
Sriwijaya FC saat ini baru mengumpulkan dua poin dari 21 pertandingan. Dengan menyisakan enam laga, mustahil untuk mengejar Persekat Tegal yang berada di posisi sembilan (22 poin), sebagai batas play-off degradasi.
Selain menjadi satu-satunya tim yang belum meraih kemenangan, Laskar Wong Kito juga menjadi tim paling banyak kemasukan gol dengan 75 gol. Hanya mampu mencetak 14 gol, membuat selisih gol minus 61 dan menjadi yang terburuk di Liga 2.
Baca Juga:Sriwijaya FC Datangkan Pemain Asing Zac Tyson di Tengah Krisis, Harapan Bangkit dari Zona Degradasi?
Keterpurukan Sriwijaya FC tentu sangat menyesakkan mengingat mereka pernah mempunyai prestasi mentereng di kancah sepak bola Indonesia. Mengakuisisi tim lawas, Persijatim, Sriwijaya FC menjelma menjadi kekuatan baru.
Sebanyak 2 gelar juara Indonesia Super League (ISL) pada musim 2007/2008 dan 2011/2012 dan tiga gelar Piala Indonesia menjadi bukti ketangguhan penghuni Stadion Jakabaring ini. Selain itu, satu gelar Community Shield Indonesia pada 2010, menjadikan Sriwijaya masih menjadi satu-satunya tim yang mempunyai gelar tersebut.
Di kancah Asia, Sriwijaya FC pernah bermain di AFC Cup 2010 dan 2011 dengan prestasi lolos hingga babak 16 besar. Kasta tertinggi kompetisi sepak bola Asia, AFC Champions League juga pernah diikuti pada 2009, namun hanya sampai fase grup.
Baca Juga:Sriwijaya FC Dikabarkan Pindah Homebase ke Sawangan Depok Jelang Putaran Ketiga Championship
Tak hanya prestasi sebagai klub, Sriwijaya FC juga mampu memunculkan nama-nama yang menjadi pemain legendaris di sepak bola tanah air seperti Keith Kayamba Gumbs, pemain asing pertama asal Saint Keitts and Nevis, kiper tim nasional Indonesia Ferry Rotinsulu, hingga playmaker asal Liberia Zah Rahan Krangar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
