Pelatih Persita Carlos Pena. (Istimewa)
JawaPos.com - Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit seusai laga kontra Dewa United di Indomilk Arena, Kamis (26/2).
Dalam pertandingan tersebut, Pena menilai perangkat pertandingan tidak bekerja secara profesional.
Salah satu pemicunya adalah momen pergantian pemain yang tertunda. Dalam laga itu, Pena hendak mengganti kapten tim, M. Toha, karena cedera. Namun, pemain pengganti, Dejan Racic, tidak kunjung diizinkan masuk untuk menggantikan Toha.
Wasit menganggap Persita sudah memainkan tujuh pemain asing di lapangan. Padahal, menurut Pena, timnya baru menurunkan enam pemain asing, yakni Javlon Guseynov, Ramon Bueno, Pablo Ganet, Rayco Medina, Eber Bessa, dan Andrej Keleksa.
“Prosesnya memakan waktu lebih lama karena wasit tidak menjalankan tugasnya dengan benar. Dia tidak mengizinkan kami melakukan pergantian karena katanya kami sudah punya tujuh pemain asing. Itu tidak benar,” ujar Pena.
Ia menegaskan bahwa sebelum melakukan pergantian, dirinya sudah mengecek komposisi pemain di lapangan dan merasa tidak melanggar regulasi saat hendak memasukkan Dejan Racic.
“Saya sudah cek. Saya punya enam pemain asing. Saya bisa memasukkan Dejan. Saya sudah melakukan tugas saya dengan profesional, tetapi wasit tidak,” tegasnya.
Akibat polemik tersebut, Persita harus bermain selama tiga hingga empat menit dengan 10 pemain. Situasi itu nyaris berbuah gol kedua bagi lawan.
“Kami hampir kebobolan. Kami bekerja keras setiap hari. Setidaknya mereka juga harus profesional,” sindir pelatih asal Spanyol tersebut.
Pena bahkan mengaku lelah dengan kualitas kepemimpinan wasit di Indonesia. Ia membandingkannya dengan pengalamannya melatih di Spanyol, India, dan Thailand.
“Menurut opini saya, level wasit di sini sangat buruk. Mereka membuat kesalahan di setiap pertandingan. Hari ini kesalahannya soal tidak siap, tidak profesional,” ucapnya.
Meski demikian, Pena enggan sepenuhnya menyalahkan wasit atas hasil laga.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
