Jordi Amat menunjukkan performa apik meski bermain bukan di posisi aslinya saat membantu Persija menang atas Bali United FC. (Dok. Persija)
JawaPos.com–Bek senior Jordi Amat diam-diam mencetak rekor pribadi sepanjang karirnya bersama Persija Jakarta. Meski belum ada setahun, dia sudah menorehkan catatan mencetak gol terbanyak dalam semusim.
Jordi Amat bergabung dengan Persija Jakarta pada awal Juli 2025 lalu. Dia direkrut Macan Kemayoran dengan status bebas transfer dari klub Malaysia, Johor Darul Takzim.
Kedatangan Jordi Amat ke Persija saat itu menuai pro dan kontra. Apalagi usianya sudah memasuki 33 tahun sehingga tak sedikit yang menganggapnya dia sudah habis, meski punya pengalaman internasional segudang yang mentereng.
Namun perlahan tapi pasti Jordi Amat mematah anggapan tersebut. Dia langsung menjadi andalan Persija Jakarta di lini belakang dengan berduet bareng Rizky Ridho Ramadhani.
Sosok Jordi Amat nyaris tak tergantikan di lini belakang Persija sepanjang putaran pertama. Eks pemain Swansea City itu memainkan 15 laga, dengan hanya dua kali tak bermain.
Laga pertama yang dilewati Jordi Amat adalah saat melawan Persik Kediri pada 25 November 2025 dalam pertandingan pekan ke-13. Kala itu harus absen karena menjalani sanksi skorsing akibat menerima dua kartu kuning alias merah saat laga sebelumnya melawan Arema FC.
Sementara laga kedua yang tak dimainkan Jordi saat Persija menghadapi Persijap Jepara pada 3 Januari 2026. Dia hanya duduk di bangku cadangan karena posisinya digusur Thales Lira.
Tapi selama 15 laga di putaran pertama, performa Jordi Amat terbilang lumayan. Dia membantu Persija meraih sembilan kemenangan, dengan tiga laga di antaranya mencatatkan cleansheet alias nirbobol.
Selain itu, Jordi Amat juga mencetak dua gol untuk Persija. Masing-masing ke gawang Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan kedelapan dan Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan.
Sementara di putaran kedua, Jordi Amat memang mulai tersisih di bek tengah. Tapi pelatih Mauricio Souza kemudian mentransformasi pemain kelahiran Spanyol itu menjadi gelandang bertahan.
Jordi Amat dioptimalkan pelatih Souza karena punya visi bermain seperti ball-playing defender. Peran itu cukup berhasil, di mana dia tampil solid saat melawan Madura United FC di pekan ke-18.
Begitu pula ketika Persija mencuri kemennagan tipis 1-0 atas tuan rumah Bali United FC. Jordi Amat jadi man of the match alias pemain terbaik meski berposisi sebagai gelandang bertahan.
Kepiawaiannya di lini tengah berlanjut di laga pekan ke-23 kontra Malut United FC di Stadion Stadion Gelora Kie Raha, Ternate pada 24 Februari lalu. Jordi kembali tampil apik dan bahkan mencetak gol.
Jordi Amat jadi pencetak gol kedua Persija Jakarta melalui flick header di tiang dekat. Golnya sangat penting karena Macan Kemayoran menang 3-2.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
