Bernardo Tavares ungkap alasan Persebaya Surabaya kalah di kandang Persijap Jepara. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan berduel dengan PSM Makassar di laga pekan ke-23 Super League 2025/2026. Laga ini sekaligus menjadi ujian loyalitas Bernardo Tavares saat menghadapi mantan klub yang pernah ia besarkan.
Kekecewaan masih menyelimuti ruang ganti Persebaya Surabaya selepas hasil kurang memuaskan di markas Persijap Jepara.
Namun waktu tak memberi ruang untuk meratap karena tiga hari berselang mereka sudah harus bangkit dan menjamu PSM Makassar.
Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Rabu (25/2/2026) malam. Atmosfer klasik antara Persebaya Surabaya dan PSM Makassar dipastikan kembali membara dengan tensi tinggi sejak menit pertama.
Situasi terasa lebih menekan bagi tuan rumah karena dua hasil negatif sebelumnya masih membekas. Dukungan Bonek tentu tetap mengalir deras, tetapi tekanan untuk menang kini jauh lebih besar.
Menariknya, pertemuan kali ini menjadi edisi ke-14 kedua tim di era Super League.
Rekornya seimbang karena Persebaya Surabaya meraih lima kemenangan, PSM Makassar juga lima kemenangan, dan tiga laga lainnya berakhir imbang.
Meski jumlah kemenangan setara, PSM Makassar sedikit lebih unggul dalam urusan produktivitas gol. Juku Eja sudah mengoleksi 15 gol ke gawang Persebaya Surabaya, sedangkan Green Force baru mencetak 14 gol.
Selisih satu gol itu memang tipis, tetapi cukup menggambarkan efektivitas serangan PSM Makassar. Dalam duel ketat seperti ini, detail kecil sering menjadi pembeda hasil akhir.
Di tengah tekanan tersebut, sosok Bernardo Tavares menjadi sorotan utama. Ia bukan sekadar pelatih Persebaya Surabaya, tetapi figur yang pernah menorehkan cerita panjang bersama PSM Makassar.
Laga ini sarat emosi karena Tavares akan berhadapan langsung dengan klub pertamanya di Liga Indonesia. Publik tentu penasaran bagaimana ekspresi dan strategi pelatih asal Portugal itu ketika bertemu mantan timnya.
Bernardo Tavares tak ingin terjebak romantisme masa lalu. Ia menegaskan fokus utamanya saat ini adalah memulihkan kondisi pemain setelah jadwal padat yang melelahkan.
“Saat ini target pertama saya adalah melihat kondisi para pemain, kemudian menganalisa pertandingan melawan Persijap,” ujarnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
