Persebaya Surabaya kehilangan pemain kunci saat menjamu PSM Makassar. (Persebaya)
JawaPos.com — Rachmat Irianto dan Toni Firmansyah resmi absen bela Persebaya Surabaya hadapi PSM Makassar. Kabar ini menjadi pukulan telak bagi Green Force yang tengah bersiap menjalani laga krusial pekan ke-23 Super League 2025/2026.
Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026) malam. Atmosfer klasik Persebaya Surabaya kontra PSM Makassar selalu panas, tetapi kali ini tekanannya terasa berlipat.
Kekecewaan masih membekas selepas hasil kurang memuaskan di markas Persijap Jepara. Waktu pemulihan yang mepet membuat situasi makin menantang bagi skuad asuhan Bernardo Tavares.
Hanya tiga hari berselang, Persebaya Surabaya sudah harus kembali berdiri menghadapi ujian berat. Kondisi fisik dan mental pemain menjadi perhatian utama tim pelatih jelang laga penting ini.
Absennya Rachmat Irianto terjadi akibat kartu merah yang diterimanya pada pertandingan sebelumnya. Sementara Toni Firmansyah harus menepi karena akumulasi kartu kuning.
Dua nama tersebut bukan sekadar pelengkap dalam skuad. Peran dan kontribusi mereka selama musim ini tergolong signifikan dalam menjaga keseimbangan permainan tim.
Pelatih Bernardo Tavares menegaskan fokusnya saat ini bukan sekadar taktik di atas kertas. Pemulihan energi pemain menjadi prioritas utama di tengah jadwal padat dan keterbatasan skuad.
"Dengan banyaknya pemain cedera serta pemain yang tidak bisa bermain karena kartu merah dan kartu kuning, kami harus membuat rencana yang baik dan melihat pemain yang ada,” ungkap Bernardo Tavares.
Pernyataan itu menggambarkan situasi nyata yang sedang dihadapi Persebaya Surabaya.
Rachmat Irianto
Rachmat Irianto tercatat tampil dalam 18 pertandingan musim ini dengan total 1.245 menit bermain. Dari kontribusi ofensif, ia membukukan expected goals (xG) 0,96 dan mencetak satu gol.
Ia melepaskan lima tembakan dengan satu di antaranya tepat sasaran. Akurasi tembakannya berada di angka 20 persen, dilengkapi empat umpan kunci dan sembilan dribel.
Kontribusi Rachmat tidak hanya terlihat saat menyerang. Dalam fase bertahan, ia mencatat 41 intersep, 22 sapuan, serta 10 blok tembakan.
Dari sisi duel, ia melakukan 10 tekel dengan lima di antaranya sukses. Pemulihan bola mencapai 37 kali, menunjukkan perannya dalam memutus serangan lawan.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
