Penyerang Persebaya Mihailo Perovic merayakan gol ke gawang Bali United. (Persebaya)
JawaPos.com – Persebaya Surabaya tidak datang dengan situasi ideal jelang laga pekan ke-22 Super League melawan Persijap Jepara yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2) pukul 20.30 WIB.
Selain waktu persiapan yang relatif singkat, kondisi skuad juga belum sepenuhnya bugar. Fakta itu membuat pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui timnya menghadapi pekan yang tidak mudah.
“Kita mempunyai waktu satu hari lebih sedikit untuk mempersiapkan pertandingan dibandingkan tim lawan,” kata pelatih asal Portugal itu.
Ia juga menyebut sejumlah pemain mengalami cedera dan demam, sehingga kondisi tim belum maksimal karena beberapa pemain cedera, beberapa pemain demam.
"Kami tidak dalam kondisi 100%. Untungnya kita berangkat malam hari agar para pemain bisa tidur dan lalu lintas lebih lancar,” imbuhnya.
Menurutnya, saat ini prioritas pertama tim adalah memastikan pemain mendapat waktu istirahat cukup sebelum bertanding.
Meski Persijap berada di papan bawah klasemen sementara Super League musim ini, pelatih berlisensi UEFA Pro itu menegaskan laga ini tidak akan mudah. Ia melihat performa kandang Persijap patut diwaspadai.
“Kita akan menghadapi tim yang kuat di kandang. Jika anda ingat, Persijap selalu menang di pertandingan kandang terakhir mereka. Mereka menang melawan Madura United, mereka menang melawan PSM,” tutur Bernardo Tavares.
Ia melihat Persijap memiliki energi tambahan saat bermain di hadapan pendukung sendiri.
“Saya harap siapa pun yang akan bermain di starting eleven dan yang masuk dari bangku cadangan bisa memiliki sikap yang baik," sambungnya.
Karena itu, Persebaya harus menyiapkan mental dan fokus lebih karena intensitas pertandingan yang tinggi tidak akan menjadi laga yang mudah.
"Jika kita berpikir bakal menjadi pertandingan yang mudah, Kita sudah mulai kalah. Jadi, kita perlu fokus, bekerja keras untuk mencoba memainkan pertandingan yang bagus,” pungkas Bernardo Tavares.
Yang jelas, melawan Persijap Jepara akan menjadi momentum penting Persebaya Surabaya usai tumbang dari Bhayangkara Presisi Lampung FC (1-2) di pekan sebelumnya yang terasa pahit karena memutus catatan 13 laga beruntun tanpa kekalahan.
Namun, di balik hasil negatif itu, ada secercah kabar baik bahwa penampilan Mihailo Perovic yang mulai konsisten mencetak gol. Untuk itu, Bernardo Tavares menaruh harapan besar pada sang penyerang.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
