
Persijap Jepara mengalahkan Persebaya Surabaya pada pertandingan Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2), dengan skor 3-1(Nirza/Antara)
JawaPos.com - Laga antara Persijap Jepara melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kamis (5/3/2026) malam, diwarnai insiden bentrokan antarsuporter. Kericuhan tersebut terjadi di tribun penonton hingga area luar stadion dan sempat menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi pertandingan.
Pertandingan yang berlangsung sengit sejak awal sebenarnya berjalan cukup normal pada menit-menit pertama.
Namun, tensi di tribun mulai meningkat ketika sejumlah pendukung dari kedua tim terlibat saling ejek selama babak pertama berlangsung.
Pendukung Persis Solo yang berada di tribun barat sisi selatan dilaporkan melontarkan nyanyian bernada provokatif sejak pertandingan dimulai. Situasi itu memicu respons dari suporter Persijap Jepara yang berada tidak jauh dari area tersebut.
Memasuki pengujung babak pertama, ketegangan antarsuporter mulai terasa. Pagar pembatas yang memisahkan tribun suporter dengan tribun VIP bahkan sempat nyaris roboh karena dorongan massa.
Beruntung, petugas keamanan yang berjaga di sekitar lokasi segera turun tangan untuk meredakan situasi sehingga pertandingan bisa berlanjut hingga turun minum.
Insiden perusakan fasilitas Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, yang dilakukan oknum suporter. (istimewa)
Memasuki babak kedua, suasana sempat terlihat lebih kondusif. Namun, kondisi kembali memanas ketika laga memasuki sekitar menit ke-70. Nyanyian provokatif kembali terdengar dari kelompok suporter tamu.
Ketegangan memuncak sekitar menit ke-80 ketika terjadi aksi saling lempar antara pendukung kedua tim di sudut tribun barat sisi selatan.
Tidak hanya botol minuman yang beterbangan, beberapa benda yang diduga petasan juga ikut dilemparkan sehingga terdengar beberapa kali suara letusan di area stadion.
Keributan sempat mereda setelah pertandingan berakhir. Laga sendiri ditutup dengan skor imbang tanpa gol antara Persijap Jepara dan Persis Solo.
Baca Juga:Carlos Franca Siap Akhiri Puasa Gol, Persijap Jepara Targetkan Tiga Poin Saat Hadapi Persis Solo
Namun, situasi kembali memanas ketika suporter Persijap hendak menyanyikan lagu kebanggaan tim mereka setelah pertandingan selesai. Di tengah suasana tersebut, suara letusan kembali terdengar dari area tribun penonton.
Puncak kericuhan terjadi di depan pintu keluar stadion bagian barat. Sejumlah suporter Persijap dilaporkan menghadang rombongan suporter Persis yang hendak meninggalkan stadion. Bentrokan pun tidak dapat dihindari.
Kedua kelompok suporter terlibat aksi saling pukul serta melempar batu, kayu, hingga botol minuman.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
