
Mantan pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong saat ditemui awak media di Jakarta Selatan, Jumat (20/2). (Antara/Zaro Ezza Syachniar)
JawaPos.com-Mantan pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong menilai tak masalah jika pemain-pemain naturalisasi yang pernah dilatihnya, seperti Thom Haye dan Shayne Pattynama, memilih berkarier di liga lokal Super League.
"Tidak masalah, yang penting masing-masing pemain berusaha keras di timnya," kata dia dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Jumat (20/2).
Saat ini, sudah tujuh pemain timnas senior memilih pindah ke Super League musim ini. Mereka memperkuat Persib, Persija, dan Dewa United Banten FC.
Persib memiliki Thom Haye dan Eliano Reijnders, Persija mempunyai Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Mauro Zijlstra, sedankan Rafael Struick dan Ivar Jenner bermain bersama Dewa United.
Dari tujuh pemain itu, tiga di antaranya adalah pendatang baru pada putaran kedua, yakni Shayne dan Mauro di Persija, serta Ivar di Dewa United. Empat dari enam peman itu hijrah dari Belanda. Thom dari Almere City, Eliano dari PEC Zwolle, Mauro dari FC Volendam, dan Ivar dari FC Utrecht.
Masih ada pemain Garuda Muda yang melanjutkan karier di Indonesia, yakni Jens Raven di Bali United dan Dion Marxk bersama Persib.
Kedatangan pemain-pemain naturalisasi ke Indonesia memunculkan pro dan kontra Ada yang menyambut baik karena membuktikan kualitas kompetisi lokal sudah naik level, api juga ada yang menyebutnya penurunan dalam karier pemain-pemain itu.
Ada juga yang bernarasi mereka datang agar bisa membawa Garuda juara pada Piala ASEAN 2026 yang diadakan pada 24 Juli sampai 26 Agustus. Dalam turnamen itu, Indonesia tergabung di Grup A bersama Kamboja, Vietnam, Singapura, dan pemenang playoff Timor Leste melawan Brunei Darussalam.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
