Persijap Jepara siap tancap gas hadapi Persebaya Surabaya. (Dok. Persijap)
JawaPos.com - Akhirnya alasan Persijap Jepara ganti pelatih kepala jelang hadapi Persebaya Surabaya terjawab. Manajemen Laskar Kalinyamat melakukan langkah mengejutkan dengan menukar posisi dua sosok vital hanya beberapa hari sebelum laga krusial Super League 2025/2026.
Keputusan ini muncul saat posisi Persijap Jepara belum juga membaik di papan klasemen sementara. Tekanan untuk segera bangkit membuat manajemen bergerak cepat demi menjaga asa bertahan dan bersaing di kasta tertinggi.
Persijap resmi menunjuk kembali Mario Lemos sebagai pelatih kepala. Sementara Divaldo Alves yang sebelumnya memimpin tim utama kini mengemban peran baru sebagai direktur teknik.
Pertukaran peran ini diumumkan secara resmi pada Selasa malam, 17 Februari 2026. Waktu pengumuman terbilang mepet karena Persijap akan menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-22, Sabtu 21 Februari 2026.
Langkah tersebut bukan sekadar pergantian biasa di kursi pelatih. Manajemen menyebut keputusan ini bagian dari komposisi strategis yang telah dirancang secara matang sejak awal musim.
Dalam keterangan resminya, manajemen menegaskan arah kebijakan klub tetap berada di jalur jangka panjang.
“Penunjukan ini bukanlah sebuah awal yang baru, melainkan kelanjutan dari rencana jangka panjang yang telah disusun untuk memperkuat fondasi tim, baik dari sisi teknis, pengembangan pemain, maupun kesinambungan filosofi permainan,” demikian bunyi keterangan resmi manajemen Laskar Kalinyamat.
Artinya, pergantian ini bukan reaksi spontan akibat hasil pertandingan semata. Ada skema besar yang ingin dijaga agar struktur teknis klub tetap selaras dari level atas hingga pembinaan.
Mario Lemos dinilai sosok yang tepat untuk kembali memegang kendali tim utama. Pengalamannya di ranah teknis diharapkan mampu memberi dampak instan pada performa tim dalam waktu singkat.
Sebagai pelatih kepala, Mario Lemos bertanggung jawab penuh atas persiapan, strategi, dan performa tim di kompetisi. Dia dituntut memaksimalkan potensi skuad serta membangun karakter permainan yang kuat, disiplin, dan konsisten.
Pergantian ini sekaligus memberi penegasan pembagian peran yang lebih tegas di tubuh Persijap Jepara. Fokus Mario Lemos ada di lapangan, sementara Divaldo Alves bergerak di balik layar untuk memperkuat fondasi teknis klub.
Dalam peran barunya sebagai direktur teknik, Divaldo Alves memikul tugas tak kalah penting. Dia akan mengawal pengembangan struktur teknis secara menyeluruh dan memastikan sinkronisasi filosofi bermain dari tim utama hingga level pembinaan.
Posisi direktur teknik menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan visi klub. Dengan pengalaman dan visi strategis yang dimiliki, Divaldo diharapkan mampu memastikan arah pembangunan tim tetap terarah dalam jangka panjang.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
