
Gustavo Fernandes jadi salah satu tembok kukuh Persebaya Surabaya di Persebaya Surabaya. (Persebaya)
JawaPos.com — Bernardo Tavares berhasil membawa Persebaya Surabaya masuk lima besar tim pertahanan terbaik Super League 2025/2026 hingga pekan ke-20. Catatan impresif ini jadi bukti nyata perubahan signifikan yang terjadi di tubuh Green Force sejak pergantian pelatih pada awal Januari lalu.
Persebaya Surabaya menunjukkan tren positif bersama pelatih anyar Bernardo Tavares. Perubahan terlihat bukan hanya dari hasil pertandingan, tetapi juga dari cara bermain, pola pikir, dan mentalitas tim di lapangan.
Sejak resmi menangani tim pada awal Januari, Tavares sudah menjalani empat pertandingan. Hasilnya, Green Force meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Rangkaian hasil tersebut langsung mendongkrak kepercayaan diri skuad. Persebaya Surabaya kini tampil lebih disiplin, lebih solid, dan jauh lebih tangguh terutama di lini belakang.
Meski demikian, Tavares menolak disebut sebagai sosok yang membawa keajaiban instan. Dia menegaskan keberhasilan tim bukan hasil “sihir”, melainkan buah dari kerja keras para pemain.
“Saya tidak membuat apa-apa. Saya hanya memasang para pemain dan mereka membuat keajaiban,” jelasnya.
“Mereka menunjukkan attitude yang baik dan semangat yang tinggi di pertandingan terakhir, karena banyak pemain kami tidak 100 persen,” sambungnya.
Ucapan itu mencerminkan pendekatan rendah hati sang pelatih. Dia memilih memberi kredit penuh kepada pemain yang berjuang di tengah kondisi tim yang tidak ideal.
Dalam beberapa laga terakhir, Persebaya Surabaya memang diterpa badai cedera dan penyakit. Situasi tersebut memaksa sejumlah pemain tampil dalam kondisi kurang fit bahkan berganti posisi.
“Beberapa dari mereka sakit, beberapa terluka, dan banyak pemain bermain di posisi yang tidak biasa. Tapi mereka mencoba melakukan yang terbaik,” lanjutnya.
Kondisi tersebut tak lantas menurunkan determinasi tim di atas lapangan.
Justru dari situ terlihat karakter baru Persebaya Surabaya yang lebih tangguh dan kolektif. Para pemain menunjukkan komitmen tinggi demi menjaga performa tetap stabil.
Tavares menilai sikap dan semangat juang menjadi kunci utama kebangkitan tim. Mentalitas positif tersebut berdampak langsung pada soliditas permainan, terutama saat bertahan.
“Ketika kita melihat para pemain mencoba melakukan yang terbaik dan menunjukkan attitude yang baik, kemungkinan kita bisa berhasil adalah besar,” tegasnya. Kalimat itu menjadi refleksi sederhana dari filosofi kerja yang dia tanamkan di ruang ganti.
Hasil konkret terlihat dari statistik pertahanan Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026. Hingga pekan ke-20, Green Force hanya kebobolan 18 gol dari 20 pertandingan.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
