
Gabriel Silva pemain Arema FC. (Dok. Arema FC)
JawaPos.com–Gabriel Silva memberikan klarifikasi atas selebrasinya di laga kemenangan Arema FC melawan Persija Jakarta di Super League pekan ke-20. Di laga tersebut, dia mencetak brace di depan Jakmania yang hadir di Gelora Bung Karno pada Minggu (8/2).
Pada saat mencetak gol kedua, Gabriel Silva melakukan selebrasi yang dirasa memprovokasi tim lawan. Namun, melalui klarifikasi di sosial media, dia menegaskan bahwa selebrasi tersebut tidak untuk memprovokasi skuad Persija dan Jakmania.
Di awal pernyataan resminya, Gabriel Silva menegaskan bahwa selebrasinya tidak diniatkan untuk memprovokasi Persija dan Jakmania sebagai tuan rumah. Selebrasinya di gol kedua, murni untuk merayakan gol yang terinspirasi dari idolanya, Neymar.
”Pernyataan resmi. Melalui publikasi ini, saya ingin mengklarifikasi selebrasi yang saya lakukan di pertandingan terakhir arema setelah mencetak gol kedua. Sama sekali saya tidak berniat untuk tidak menghormati, memprovokasi, atau mengolok-olok para penggemar, pemain, atau staf pelatih pihak lawan,” ujar Gabriel Silva.
”Perayaan itu hanyalah cara spontan untuk mengekspresikan kegembiraan, terinspirasi oleh gestur dari salah satu idola sepak bola terbesar saya, Neymar, dan gambar-gambar tersebut menunjukkan perayaan saya bersama rekan-rekan setim di bangku cadangan, mengekspresikan kebahagiaan saya di malam yang ajaib, atas dua gol yang dicetak dan hasil yang diraih melawan lawan yang hebat,” tulis pernyataan Gabriel Silva di Instastory yang diunggah Selasa (10/2).
Selebrasi yang dilakukan pemain asal Brasil tersebut tidak dilakukan di depan para pemain Persija dan Jakmania. Bagi Gabriel Silva, menghormati lawan adalah sikap yang selalu dilakukan sebagai pemain sepak bola.
”Saya tekankan bahwa gestur tersebut tidak ditujukan kepada siapa pun, dan juga tidak dilakukan di depan penggemar, pemain, atau staf tim lawan. Saya selalu menjunjung tinggi dan akan terus menghargai rasa hormat di dalam dan di luar lapangan, kepada rekan satu tim dan lawan saya, menghormati seragam yang saya kenakan dan profesi yang saya jalani,” tutur Gabriel Silva.
Meski ada beberapa orang yang merasa tersinggung dengan selebrasi yang dilakukan pemain 28 tahun tersebut, dia hanya bisa memberi rasa hormat. Saat ini, Gabriel Silva hanya fokus pada performa bersama Singo Edan.
”Jika ada yang merasa tersinggung, saya menyampaikan rasa hormat saya, dan menyatakan kembali bahwa tidak ada niat negatif. Saya tetap fokus pada pekerjaan saya, dengan kerendahan hati, dedikasi, dan rasa hormat terhadap olahraga ini,” tandas Gabriel Silva.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
