
Aksi Ze Valente (kiri) dan Irfan Jauhari di laga PSIM Yogyakarta lawan Persis Solo. (Dok. PSIM Yogyakarta)
JawaPos.com - PSIM Yogyakarta harus ditahan imbang oleh tamunya Persis Solo di Super League pekan ke-20. Derby Mataram yang berakhir dengan skor 0-0 tersebut dimainkan di Stadion Sultan Agung, Jumat (6/2).
Di babak pertama, Persis Solo mendapatkan peluang untuk mencetak gol dari sundulan Irfan Jauhari pada menit ke-22 yang masih bisa ditepis Cahya Supriadi. PSIM Yogyakarta tidak tinggal diam saat mendapatkan peluang mencetak gol di menit ke-29 lewat tendangan dari Nermin Haljeta.
Di babak kedua, PSIM Yogyakarta langsung tampil menyerang yang terlihat pada menit ke-54. Melalui umpan silang dari Riyatno Abiyoso, Ezequiel Vidal berhasil melepaskan tendangan yang masih melenceng dari gawang.
PSIM sempat meminta pengecekan VAR karena Kadek Raditya dianggap melakukan handball. Namun, upaya tersebut tidak terjadi dan laga tetap berakhir tanpa gol.
Terdapat empat fakta menarik dari hasil imbang yang terjadi di laga PSIM Yogyakarta melawan Persis Solo. Berikut daftarnya.
1. PSIM Yogyakarta kesulitan raih tiga poin di kandang
Hasil imbang yang diraih PSIM Yogyakarta dari Persis Solo membuat mereka kesulitan mendapatkan tiga poin di kandang. Melansir Transfermarkt, tim asuhan Jean-Paul van Gastel juga kalah di Stadion Sultan Agung saat melawan Persebaya Surabaya.
Terakhir kali PSIM menang di kandang sendiri adalah saat menghadapi Semen Padang dengan skor tipis 1-0. Tentu, meraih kemenangan di Stadion Sultan Agung harus jadi fokus kembali.
2. PSIM hanya cetak satu gol dari tiga laga terakhir
Lini depan PSIM Yogyakarta tampaknya memiliki masalah. Sebab, dalam tiga laga terakhir mereka hanya mencetak satu gol, itupun dari tendangan penalti yang dicetak Ze Valente saat kalah dari Borneo FC.
Ketajaman Nermin Haljeta juga patut dipertanyakan sebagai seorang penyerang tengah. Pemain asal Slovenia tersebut sudah absen mencetak gol sejak Oktober 2025 saat menang melawan Persik Kediri.
3. Persis Solo kesulitan cetak gol
Baca Juga: Bernardo Tavares Cuma Bisa Menang 1 Kali! Bali United Jadi Momok Lama Nakhoda Persebaya Surabaya
Sama halnya dengan PSIM, Persis Solo juga kesulitan untuk mencetak gol. Dalam tiga laga terakhir, tim asuhan Milomir Seslija tidak mampu mencetak gawang lawannya. Padahal saat menang melawan Semen Padang, mereka berhasil mencetak tiga gol.
4. Persis Solo kembali lakukan clean sheet

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
