
Persija dipaksa takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya pada laga Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (26/7). (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Persija Jakarta mengawali kiprahnya di Piala Presiden 2026 dengan hasil yang belum sesuai harapan. Macan Kemayoran harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya setelah kalah tipis 0-1 pada pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (26/7).
Meski pulang tanpa poin, bek Persija Ilham Rio Fahmi menilai timnya masih berada dalam tahap awal pembentukan. Menurut dia, performa Persija belum bisa dinilai sepenuhnya karena skuad baru menjalani masa persiapan selama sekitar dua pekan.
Pada babak pertama, Persija sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Salah satu kesempatan terbaik datang melalui Victor Dethan yang melepaskan tembakan mendatar dari dalam kotak penalti.
Baca Juga:Persipura Bergerak Cepat Penuhi Regulasi U-21, 130 Pemain Muda Ikuti Seleksi di Stadion Mandala
Namun, upaya tersebut masih mampu digagalkan kiper Persebaya sehingga skor tetap imbang tanpa gol hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Persija justru tertinggal akibat gol bunuh diri Radovan Pankov. Situasi itu membuat tim asuhan Shin Tae-yong harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan.
Persija sempat membangkitkan harapan ketika Denis Kolinger berhasil menjebol gawang Persebaya. Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah pemeriksaan menunjukkan sang pemain berada dalam posisi offside.
Rio Fahmi mengakui laga melawan Persebaya menjadi ujian yang tidak mudah. Selain menghadapi lawan yang tampil solid, Persija juga masih berusaha membangun kekompakan antarpemain dan memahami skema permainan yang diterapkan tim pelatih.
Baca Juga:Perjalanan Christos Tzolis ke Arsenal, Pernah Cetak 100 Gol Semusim dan Nyaris Direkrut Barcelona
"Tentunya bukan pertandingan yang mudah bagi kami, terlebih lagi kami baru latihan sekitar satu hingga dua minggu," ujar Rio usai pertandingan.
Meski kecewa dengan hasil akhir, pemain berusia 25 tahun itu menegaskan kekalahan tersebut akan menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh tim. Ia percaya perkembangan Persija akan terlihat seiring bertambahnya waktu latihan dan semakin kuatnya chemistry di dalam skuad.
Rio juga memberikan apresiasi kepada Persebaya yang mampu memanfaatkan peluang dengan baik sepanjang pertandingan. Di sisi lain, dia tetap optimistis Macan Kemayoran memiliki peluang besar untuk tampil lebih kompetitif pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
