
Francisco Rivera jadi pemain asing paling mahal milik Persebaya Surabaya. (Persebaya)
JawaPos.com–Total nilai pasar pemain asing Persebaya Surabaya menembus angka fantastis Rp 44,33 miliar pada putaran kedua Super League 2025/2026. Angka ini menegaskan langkah agresif Green Force yang benar-benar jor-joran di era kepelatihan Bernardo Tavares demi menjaga daya saing di papan atas.
Persebaya Surabaya memaksimalkan kuota pemain asing dengan mengontrak total 11 pemain ekspatriat untuk paruh musim kompetisi. Kebijakan ini menunjukkan keseriusan manajemen dalam membangun skuad yang kompetitif dan berimbang di setiap lini.
Pada bursa transfer paruh musim, pergerakan Persebaya Surabaya terbilang cukup dinamis dan terukur. Manajemen merekrut empat pemain asing baru sekaligus melepas tiga pemain asing yang dinilai tidak lagi sesuai kebutuhan tim.
Komposisi tersebut membuat nilai total pemain asing Persebaya Surabaya melonjak signifikan jika ditotal berdasar data Transfermarkt. Akumulasi market value 11 pemain asing itu mencapai Rp 44,33 miliar, angka yang tergolong besar untuk level kompetisi domestik.
Francisco Rivera menjadi pemain asing dengan nilai pasar paling tinggi di skuad Persebaya Surabaya. Gelandang asal Meksiko itu dibanderol Rp 6,95 miliar dan diproyeksikan sebagai motor permainan di lini tengah.
Nilai pasar Rivera sejajar dengan Bruno Moreira Soares yang juga memiliki banderol Rp 6,95 miliar. Penyerang asal Brasil itu tetap menjadi tumpuan utama Green Force untuk urusan mencetak gol dan membuka ruang serangan.
Di bawah Rivera dan Bruno Moreira, terdapat tiga pemain dengan nilai pasar yang sama kuat. Mihailo Perovic, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes masing-masing memiliki market value Rp 4,35 miliar.
Kehadiran trio tersebut memberi kedalaman skuad yang signifikan, terutama dalam menjaga keseimbangan antara kekuatan fisik dan kualitas teknik. Persebaya Surabaya kini memiliki banyak opsi rotasi tanpa harus menurunkan kualitas permainan.
Sementara itu, Milos Raickovic dan Gali Freitas sama-sama dibanderol Rp 3,48 miliar. Keduanya dikenal sebagai pemain pekerja keras yang mampu memberi kontribusi stabil sepanjang laga.
Leo Lelis dan Bruno Paraiba menempati level berikutnya dengan nilai pasar masing-masing Rp 3,04 miliar. Peran keduanya cukup vital, terutama dalam menjaga organisasi permainan dan transisi bertahan ke menyerang.
Untuk kategori nilai pasar terendah, Persebaya Surabaya memiliki Risto Mitrevski dan Pedro Matos. Kedua pemain tersebut sama-sama dibanderol Rp 2,17 miliar, namun tetap menjadi bagian penting dari kerangka tim.
Total nilai tersebut menggambarkan arah kebijakan Persebaya Surabaya yang tidak setengah-setengah dalam memaksimalkan potensi pemain asing. Manajemen tampak memberi dukungan penuh terhadap kebutuhan teknis pelatih di tengah ketatnya persaingan liga.
Bernardo Tavares sendiri masih membuka peluang adanya perubahan komposisi pemain selama bursa transfer belum ditutup. Dia menegaskan semua kemungkinan masih terbuka hingga jendela transfer resmi berakhir.
”Terkait kemungkinan tambahan pemain, jendela transfer masih berlangsung hingga berakhir tanggal 6 Februari 2026. Selama belum ditutup, semua kemungkinan masih bisa terjadi,” kata Bernardo Tavares.
Pelatih asal Portugal itu menilai bursa transfer paruh musim penuh dengan dinamika yang tidak selalu bisa diprediksi. Keputusan mendatangkan atau tidak mendatangkan pemain baru akan sangat bergantung pada situasi tim.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
