Alfredo Vera saat menangani Madura United. (Dok. Madura United)
JawaPos.com - PSIS Semarang mulai bergerak cepat setelah memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Jafri Sastra.
Klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu kini dirumorkan akan menunjuk pelatih asal Argentina, Alfredo Vera, untuk mengisi posisi sebagai direktur teknik.
Kehadiran sosok berpengalaman dinilai sangat penting untuk menyelamatkan PSIS dari situasi sulit di kompetisi Championship musim ini.
Nama Alfredo Vera bukan figur asing di sepak bola Indonesia. Ia memiliki rekam jejak panjang, baik sebagai pemain maupun pelatih, yang membuat rumor kepindahannya ke Semarang langsung mendapatkan perhatian suporter Laskar Mahesa Jenar.
Manajemen PSIS disebut melihat pengalamannya sebagai modal penting untuk membenahi tim di putaran ketiga.
Saat masih aktif bermain, Alfredo Vera dikenal sebagai bek tangguh. Ia pernah memperkuat sejumlah klub Tanah Air seperti Persekabpas Pasuruan, PSAP Sigli, PSS Sleman, hingga PSDS Deli Serdang.
Pengalaman bermain di berbagai daerah membuatnya cukup memahami karakter sepak bola Indonesia yang khas dan penuh dinamika.
Karier kepelatihannya pun terbilang mentereng. Alfredo Vera pernah menukangi Persela Lamongan pada 2013–2014, kemudian melatih Gresik United pada 2014, Borneo FC U-21 pada 2016, sebelum dipercaya melatih Persipura Jayapura pada periode 2016–2017. Bersama Mutiara Hitam, ia sukses mempersembahkan gelar Indonesia Soccer Championship A 2016.
Kesuksesan berlanjut ketika ia membawa Persebaya Surabaya promosi ke Liga 1 usai menjuarai Liga 2 2017. Setelah itu, Alfredo Vera tercatat pernah melatih Sriwijaya FC, Bhayangkara FC, Persiba Balikpapan, kembali ke Persipura Jayapura, Persita Tangerang, Kelantan di Malaysia, RANS Nusantara, hingga terakhir Madura United pada 2025.
Deretan klub tersebut menegaskan reputasinya sebagai pelatih yang berpengalaman dan adaptif.
Masuknya Alfredo Vera ke PSIS diharapkan mampu mengangkat prestasi tim di putaran ketiga. Saat ini, PSIS berada di peringkat ke-9 Grup Timur Championship dan terancam degradasi ke Liga 3 jika tidak segera bangkit.
Situasi semakin panas setelah dua kekalahan telak di kandang, masing-masing dari Deltras FC dan Kendal Tornado dengan skor identik 0-3.
Hasil buruk itu memicu kritik keras dari suporter. Lini belakang PSIS menjadi sorotan utama, terutama duet bek Otavio Dutra dan Simanca yang dinilai kerap melakukan kesalahan.
Dengan latar belakang Alfredo Vera sebagai mantan bek, publik berharap ia mampu memperbaiki sektor pertahanan Laskar Mahesa Jenar agar lebih solid dan disiplin.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
