
Francisco Rivera pernah rasakan ketegasan Nendi Rohaendi dengan menerima kartu merah. (Persebaya)
JawaPos.com — Pendukung Persebaya Surabaya menaruh sorotan tajam pada sosok wasit yang akan memimpin laga krusial melawan Dewa United. Rekam jejak sang pengadil lapangan dinilai rawan memantik kontroversi karena dikenal gemar mengeluarkan kartu, termasuk kartu merah untuk Francisco Rivera.
“Jangan berat sebelah ya, Pak!” tulis fanbase @persebayafans.27.
Persebaya Surabaya akan menjamu Dewa United pada pekan ke-19 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2/2026) malam WIB.
Laga ini menjadi momentum penting bagi Green Force untuk memburu kemenangan kelima secara beruntun di kompetisi musim ini.
Performa Persebaya Surabaya sedang berada di jalur positif dengan empat kemenangan beruntun yang impresif.
Mereka sukses menundukkan Persijap Jepara 4-0, Madura United 1-0, Malut United 2-1, dan PSIM Yogyakarta 3-0 dengan hanya kebobolan satu gol.
Catatan tersebut membuat optimisme suporter meningkat menjelang laga kandang ini. Konsistensi lini belakang dan efektivitas serangan jadi modal utama Persebaya Surabaya untuk melanjutkan tren positif.
Namun, Dewa United datang ke Surabaya bukan sebagai lawan yang mudah ditaklukkan. Tim yang dimotori Alexis Messidoro itu sedang dalam kepercayaan diri tinggi usai meraih dua kemenangan beruntun.
Dewa United baru saja menghajar Persijap Jepara dengan skor telak 4-0 dan menundukkan Arema FC 2-0. Hasil tersebut menegaskan mereka siap memberi perlawanan serius kepada Persebaya Surabaya.
Rekor pertemuan juga tidak sepenuhnya berpihak pada Persebaya Surabaya. Kemenangan terakhir Green Force atas Dewa United tercatat pada 2023 lalu.
Bahkan, Dewa United pernah mencuri kemenangan telak 3-0 di markas Persebaya Surabaya pada musim 2024/2025. Catatan ini membuat laga nanti diprediksi berlangsung ketat dan sarat tensi.
Dari sisi taktik, pertemuan ini mempertemukan dua gaya bermain yang bertolak belakang.
Persebaya Surabaya di bawah arahan Bernardo Tavares dikenal reaktif dan disiplin, sementara Dewa United mengusung sepak bola ofensif berbasis penguasaan bola.
Perbedaan filosofi tersebut berpotensi memunculkan duel-duel keras di lapangan. Situasi inilah yang membuat peran wasit menjadi perhatian utama pendukung Persebaya Surabaya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
