
Francsico Rivera kontraknya akan habis bersama Persebaya Surabaya pada Mei 2026. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Empat pemain Persebaya Surabaya berpotensi pergi secara free transfer pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Situasi ini membuka babak krusial bagi manajemen Green Force di tengah persaingan liga yang makin ketat dan dinamis.
Fenomena tersebut tidak lepas dari Bosman Ruling, putusan hukum yang mengubah wajah sepak bola modern sejak 1995.
Aturan ini memberi kekuatan penuh kepada pemain dengan kontrak menipis untuk menentukan masa depan kariernya tanpa hambatan biaya transfer.
Bosman Rule lahir dari perjuangan Jean-Marc Bosman, gelandang Belgia yang menolak tunduk pada sistem lama yang mengekang hak pemain.
Putusan Mahkamah Kehakiman Uni Eropa pada 15 Desember 1995 menggugurkan kewajiban biaya transfer bagi pemain yang kontraknya berakhir.
Sejak saat itu, pemain bebas menegosiasikan kontrak baru dengan klub mana pun saat masa kerjanya tersisa enam bulan.
Klub lama tidak lagi memiliki hak menahan pemain, kecuali mampu meyakinkan lewat kontrak baru yang lebih menarik.
Dampaknya terasa luas hingga hari ini, termasuk di kompetisi domestik seperti Super League 2025/2026. Klub dituntut lebih cermat menjaga aset, sementara pemain punya posisi tawar lebih tinggi dalam menentukan langkah.
Jeda kompetisi putaran pertama Super League 2025/2026 tak ingin disia-siakan Persebaya Surabaya.
Pelatih Green Force Bernardo Tavares langsung tancap gas memanfaatkan waktu jeda untuk memperkuat fondasi tim, terutama dalam membangun kedalaman skuad dan persaingan internal.
“Kami akan melihat solusi terbaik berdasarkan kontribusi pemain yang ada dan membahasnya bersama dewan direksi,” ujar Bernardo Tavares pada Januari 2026.
Pernyataan ini menegaskan keseriusan Persebaya Surabaya menghadapi mengantisipasi risiko kehilangan pemain kunci secara gratis.
Langkah agresif sudah diambil dengan mendatangkan Bruno Paraiba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes. Namun, di balik kedatangan pemain baru, ancaman free transfer justru membayangi empat pilar utama tim.
Nama pertama adalah Ernando Ari Sutaryadi, kiper utama Persebaya Surabaya sekaligus langganan tim nasional.
Kontraknya berakhir 31 Mei 2026, membuatnya bisa bebas bernegosiasi dengan klub lain saat memasuki paruh musim.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
