
Pesepak bola Persija Jakarta Aditya Warman berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Persijap Jepara pada pertandingan Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (3/1/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Persija Jakarta punya catatan dan rekor bagus setiap memainkan pertandingan kandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Super League 2025/2026. Macan Kemayoran bisa mengunci gelar juara jika berkandang tetap di stadion tersebut sampai akhir musim.
Persija masih merasakan pindah-pindah kandang dalam mengarungi Super League 2025/2026. Sepanjang putaran pertama, Macan Kemayoran tercatat sudah bermain di tiga stadion berbeda dalam memainkan pertandingan kandang.
Pertama, Jakarta International Stadium (JIS) untuk tiga laga kandang awal, lalu terusir hingga Stadion Manahan Solo untuk dua pertandingan, serta terakhir Stadion Utama Gelora Bung Karno di tiga laga kandang terakhir putaran pertama.
Hasilnya, Persija punya rekor terbaik saat berkandang di Stadion Utama GBK. Macan Kemayoran mampu meraih 9 poin alias selalu menang dalam tiga pertandingan yang dimainkan. Masing-masing atas PSIM Jogjakarta (2-0), Bhayangkara Presisi Lampung FC (3-0), dan Persijap Jepara (2-0).
Catatan itu lebih baik dari saat Persija main di JIS. Macan Kemayoran yang cukup superior di stadion kawasan Jakarta Utara pada musim lalu, justru baru dapat lima angka saja dalam tiga laga kandang awal musim ini.
Persija hanya menang atas Persita Tangerang (4-0) saat main di JIS musim ini. Sementara dua laga lainnya berujung ditahan imbang oleh lawannya, Malut United FC (1-1) dan Bali United FC (1-1).
Adapun saat bermain di Solo, Persija menang dua kali. Masing-masing atas PSBS Biak dan Persik Kediri dengan skor 3-1. Selalu menang tapi tak begitu apik dan Macan Kenayoran harus jauh dari suporternya The Jakmania bila rutin main di Solo.
Artinya, Persija lebih meyakinkan saat bermain di Stadion Utama GBK untuk laga kandang. Para pemain dan pelatih juga cukup menikmatinya, ketimbang tampil di JIS.
Pelatih Mauricio Souza pernah mengatakan bahwa keunggulan dari Stadion Utama GBK adalah punya rumput yang bagus. Kualitasnya lebih bagus dari JIS. Tapi untuk atmosfer, kedua stadion punya penilaian dan perasaan berbeda.
"Dua stadion itu [GBK dan JIS] luar biasa, cantik sekali. Di GBK lapangan lebih baik dari JIS. Kalau atmosfer lebih bagus JIS karena penonton lebih dekat," kata Mauricio Souza pada November lalu.
"Tetapi, tetap saja, kehadiran penonton yang memenuhi, saya sulit mengatakan yang terbaik. Keduanya bagus untuk pertandingan," tambah pelatih asal Brasil ini.
Dengan demikian, panitia pelaksana Persija patut mempertimbangkan untuk tetap tampil di Stadion Utama GBK selama laga kandang. Sebab permainan Macan Kemayoran lebih keluar karena urusan rumput yang bagus.
Jika selalu main di Stadion Utama GBK, Persija juga punya peluang besar untuk mempertahankan rekor 100 persen menang. Kans untuk juara Super League 2025/2026 pun semakin terbuka andai Macan Kemayoran selalu menang dalam laga kandang sisa yang dimainkan.
Tapi misi ini jelas tak mudah. Sebab Stadion Utama GBK juga jadi markas Timnas Indonesia. Persija bisa terusir lagi dari stadion tersebut pada Maret karena berpotenai dipakai untuk FIFA Series 2026.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
