Kehadiran Alaeddine Ajaraie diharapkan bisa membuat Persija makin produktif. (Dok: Persija)
JawaPos.com - Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca buka-bukaan mengenai perekrutan Alaeddine Ajaraie di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Ia mengungkap ada misi dan niat terselubung di balik menggaet bintang Liga India tersebut.
Persija Jakarta resmi mendatangkan Alaeddine Ajarae, pemain asing anyar di bursa transfer tengah musim ini. Pesepak bola berusia 33 tahun itu direkrut dengan status pinjaman dari klub aslinya, NorthEast United FC.
Kehadiran Alaeddine Ajarae menambah amunisi lini depan Persija Jakarta besutan Mauricio Souza. Dia akan bersaing dengan dua bomber lainnya, Gustavo Almeida (Brasil) dan penyerang lokal Eksel Runtukahu.
Diharapkan Alaeddine Ajarae bisa membuat Persija makin produktif. Sebab pada putaran pertama ini ketajaman Macan Kemayoran dari pemain berposisi penyerang asli masih minim. Gustavo hanya mencetak satu gol, sedangkan Eksel baru mencetak empat gol.
“Alaeddine didatangkan untuk membuat kami lebih kuat dan lebih tajam. Kami sangat serius melangkah ke putaran kedua Super League," kata Prapanca dalam keterangan resmi klub.
Alaeddine Ajarae diyakini bisa jadi solusi dari masalah yang dihadapi oleh Persija. Sebab pemain kelahiran Rabat, Maroko itu punya rekam jejak dan statistik yang sangat mentereng di klubnya.
Sejak didatangkan pada 2024, Alaeddine Ajaraie langsung menjelma bak monster mematikan di lini depan NorthEast United FC. Dia tercatat mencatatkan 39 Gol, 15 Assist dalam 41 pertandingan selama berseragam NorthEast United FC.
Pada Indian Super League 2024/2025 saja, dia mencetak 23 gol dan 7 assist dalam 24 pertandingan. Alaeddine Ajaraie pun keluar sebagai top skor Indian Super League 2024/2025. Bahkan dia juga dinobatkan menjadi pemain terbaik musim tersebut.
Sayangnya, Alaeddine Ajaraie gagal membantu klubnya berbicara banyak. NorthEast United FC harus mengakhiri musim dengan duduk di peringkat keempat dalam klasemen akhir dan langsung tersisih di fase gugur.
Kemudian pada musim 2025/2026, Alaeddine Ajaraie sydah membukukan 10 gol dan lima assist dalam sembilan laga di dua turnamen di India, yakni Durand Cup dan Super Cup.
Kapabilitas Alaeddine Ajaraie diyakini Persija dapat menjadi pembeda di saat tim membutuhkan. Persija juga percaya bahwa pengalaman panjang dan mental juara yang dimilikinya akan menyatu dengan semangat Macan Kemayoran.
"Bukan hanya dengan sekadar narasi, tetapi dengan pembuktian melalui evaluasi komposisi tim. Kami berharap dapat mengakhiri musim dengan senyum bahagia, yaitu juara,” jelas Prapanca.
Sebelum bergabung dengan India, Alaeddine Ajaraie termasuk pemain berpengalaman di negaranya, Maroko. Ia mengawali karier dengan memperkuat Widad Temara (2019), RS Berkane (2019–2020), hingga MAS Fes (2020–2022).
Alaeddine Ajaraie kemudin merantau ke Timur Tengah bersama Muaither SC (2022–2023), lalu kembali ke tanah kelahirannya untuk membela AS FAR Rabat (2023/2024). Puncaknya hadir bersama NorthEast United (2024–sekarang), hingga akhirnya kini jadi pilar anyar Persija.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
