
Ernando Ari tembus tiga besar kiper elit Super League 20252026. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari menorehkan rekor 62 penyelamatan dan menutup putaran pertama Super League 2025/2026 dengan status kiper elit. Penjaga gawang Green Force itu kini masuk tiga besar kiper dengan penyelamatan terbanyak di kompetisi musim ini.
Catatan impresif tersebut diraih Ernando Ari dari 16 pertandingan yang dijalani bersama Persebaya Surabaya. Konsistensi performanya menjadi faktor penting keberhasilan Green Force menjaga stabilitas hasil hingga akhir putaran pertama.
Rekor 62 penyelamatan menjadi pencapaian tertinggi Ernando Ari sepanjang musim ini. Statistik itu menegaskan perannya sebagai tembok terakhir yang kerap menyelamatkan Persebaya Surabaya dari tekanan lawan.
Dalam daftar lima besar kiper dengan penyelamatan terbanyak, Ernando Ari hanya kalah dari dua nama.
Mike Hauptmeijer dari Bali United mencatat 69 penyelamatan dan Nadeo Arga Winata milik Borneo FC membukukan 66 penyelamatan.
Ernando Ari berada di posisi ketiga dengan 62 penyelamatan dari 16 laga. Ia unggul tipis dari Aldo Geraldo Manuel Monteiro milik PSBS Biak yang mencatat 61 penyelamatan.
Sementara posisi kelima ditempati Igor Carreira Rodrigues dari Persita Tangerang dengan 55 penyelamatan. Persaingan ketat ini menegaskan level kompetisi penjaga gawang Super League musim ini semakin tinggi.
Kontribusi Ernando Ari tidak hanya terlihat dari jumlah penyelamatan. Ia juga tampil disiplin dan efektif dalam menjaga ritme permainan Persebaya Surabaya dari lini belakang.
Sepanjang putaran pertama, Ernando Ari bermain penuh dalam 16 pertandingan dengan total 1.440 menit. Angka tersebut menunjukkan kepercayaan penuh pelatih terhadap performanya di bawah mistar gawang.
Statistik lain juga mendukung peran penting Ernando Ari. Ia mencatat akurasi umpan 65 persen dari total 373 umpan yang dilepaskan sepanjang putaran pertama.
Dalam aspek bertahan, Ernando Ari membukukan dua tekel sukses dari dua percobaan. Ia juga mencatat 12 intersep, delapan sapuan, serta 30 pemulihan bola.
Catatan Expected Goals (xG) yang hanya berada di angka 0,05 menunjukkan efektivitasnya dalam meminimalkan peluang lawan.
Sepanjang putaran pertama, Ernando Ari hanya sekali melakukan pelanggaran dan empat kali dilanggar.
Performa solid Ernando Ari mencapai puncaknya pada laga penutup putaran pertama. Persebaya Surabaya sukses menundukkan Malut United dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo pada pekan ke-17.
Kemenangan tersebut menjadi penegas tren positif Persebaya Surabaya di kandang sendiri. Ernando Ari kembali tampil sigap meredam tekanan lawan hingga peluit akhir dibunyikan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
