
Persebaya Surabaya memenangkan laga 2-1 kontra Malut United di Gelora Bung Tomo. (Istimewa)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya memanaskan persaingan papan atas usai menundukkan Malut United dengan skor tipis 2-1 dalam lanjutan pekan ke-17 Super League 2025/2026. Kemenangan dramatis di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (10/1/2026) ini mengantarkan tim berjuluk Green Force melesat naik ke peringkat ke-6 klasemen sementara.
Dominasi tuan rumah sudah terasa sejak peluit awal dibunyikan meski tim tamu sempat memberikan ancaman lewat duet maut Ciro Alves dan David da Silva.
Gelora Bung Tomo bergemuruh saat laga baru memasuki menit ke-13 setelah Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas mencatatkan namanya di papan skor.
Pemain lincah asal Timor Leste ini sukses mengonversi peluang emas hasil kreasi serangan yang dibangun rapi oleh Bruno Moreira Soares.
Gol pembuka tersebut langsung mengubah tensi pertandingan menjadi lebih agresif dengan serangan bertubi-tubi yang dilancarkan kedua kesebelasan di atas lapangan.
Malut United sebenarnya tidak tinggal diam setelah tertinggal satu gol dari sang tuan rumah yang didukung penuh suporter fanatiknya.
Penyerang haus gol David da Silva sempat mendapatkan peluang emas pada menit ke-15, namun usahanya masih mampu dipatahkan barisan pertahanan lawan.
Upaya Igor Inocencio de Oliveira dan Yance Sayuri untuk menyamakan kedudukan juga terus membentur tembok kokoh yang digalang oleh duet Leo Lelis.
Tekanan Malut United sempat membuat lini belakang Persebaya bekerja ekstra keras menghalau setiap bola yang masuk ke jantung pertahanan mereka yang sangat rapat.
Keasyikan menyerang, gawang Malut United justru kembali kebobolan pada menit ke-36 lewat aksi gemilang pemain yang sama yakni Gali Freitas.
Gol kedua Persebaya ini berawal dari visi bermain Francisco Israel Rivera Davalos yang memberikan umpan kunci sangat akurat kepada sang penyerang sayap.
Klinisnya penyelesaian akhir Gali Freitas membuat Persebaya Surabaya unggul nyaman 2-0 sebelum turun minum dalam pertandingan yang berlangsung sangat ketat ini.
Malut United mencoba membalas melalui skema serangan cepat, namun hingga babak pertama usai skor tetap tidak berubah untuk keunggulan tim tuan rumah.
Memasuki babak kedua, pelatih Malut United Hendri Susilo melakukan perubahan strategi dengan memasukkan tenaga baru Manahati Lestusen untuk menggantikan Tri Setiawan.
Perubahan ini terbukti efektif meningkatkan daya dobrak tim berjuluk Laskar Kie Raha tersebut untuk mengejar ketertinggalan dua gol yang cukup berat.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
