
Bernardo Tavares tak janjikan gelar juara. (Dok. Persebaya X)
JawaPos.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares memberikan pesan penting kepada kelompok suporter Bonek dan Bonita terkait sikap di stadion. Ia meminta pendukung tidak lagi menyoraki pemain Green Force ketika melakukan kesalahan.
Bernardo Tavares telah mulai bekerja sebagai pelatih Persebaya Surabaya. Dia sudah memimpin latihan tim sekaligus mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan pekan ke-17 Super League 2025/2026 melawan Malut United FC.
Duel Persebaya vs Malut United FC dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Sabtu (10/1) sore mulai pukul 15.30 WIB. Ini jadi debut Tavares bersama Green Force sejak diresmikan sebagai pelatih anyar pada 22 Desember 2025.
Meski sudah dari akhir tahun, Bernardo Tavares baru mendarat di Surabaya pada awal tahun. Dia pun baru memimpin latihan tim pada Selasa (6/1). Wajah semringah dan antusiasme tampak jelas terlihat dari sosok eks pelatih PSM Makassar.
Tavares kemudian mengungkap kesannya saat bermain di Stadion Gelora Bung Tomo. Ia terkesan, di satu sisi mengkritisi Bonek dan Bonita yang memberikan dukungan secara langsung ke Persebaya di stadion.
Pelatih asal Portugal itu menyoroti sikap dan tingkah suporter jika ada pemain Persebaya Surabaya yang melakukan kesalahan. Bonek dan Bonita disebut olehnya memberikan ejekan, alih-alih mendukung saat momen itu terjadi. Tavares merasa hal itu tak perlu dan meminta tak boleh terjadi lagi.
"Ketika satu pemain Persebaya membuat umpan buruk atau kesalahan, saya merasa para pemain akan gugup karena pendukung Persebaya dengan cepat memberikan suara-suara mengejek kepada pemain ini. Dan kita perlu menghentikan ini," kata Tavares, dipetik dari akun Instagram @persebayafans.27, Rabu (7/1).
Tavares mengatakan, Persebaya saat ini memiliki sejumlah pemain muda. Karena itu, suporter seharusnya terus memberikan dukungan kepada mereka, termasuk saat melakukan kesalahan. Dia ingin Bonek dan Bonita setia mendukung tim serta pemain dalam kondisi apapun.
"Kita punya banyak pemain muda. Kita akan bermain melawan tim yang berpengalaman. Dan kita butuh dukungan dari pendukung kita ketika pemain atau tim kita melakukan kesalahan. Kita butuh antusiasme dari Bonek. Kita butuh antusiasme besar dari Bonita, Bonek, dan semua pendukung," harap Tavares.
"Untuk para pemain, jangan takut, jangan gugup. Jika melakukan kesalahan, ya lakukan kesalahan, tapi setidaknya ambil risiko. Karena jika pendukung tidak melakukan ini, pemain tidak akan berkembang. Dia takut mengambil risiko. Dia tidak mendapatkan kepercayaan diri," tambahnya.
Pelatih berusia 45 tahun itu pun mengatakan Bonek dan Bonita harus membantu Persebaya dan berkembang bersama. Besar harapan Tavares suporter bisa jadi pendukung yang baik, yang selalu mendukung tim di saat susah maupun senang.
"Dan tolong, jika kita ingin membangun tim yang bagus, kita membutuhkan pendukung kita untuk bersama tim. Di saat-saat baik, itu sangat mudah. Tetapi pendukung yang baik adalah pendukung yang ada di sini di saat-saat buruk. Dan ini, intinya, pendukung yang baik lebih banyak daripada pendukung yang buruk," terang dia.
"Persebaya memiliki banyak pendukung. Kalian ingin menjadi apa? Pendukung yang baik atau pendukung yang buruk? Karena jika kalian mengubah perilaku, kita bisa membuat hal-hal baik bersama," ucap Tavares menambahkan.
Lebih lanjut, Tavares menyinggung prestasi Persebaya Surabaya yang sudah lama tak pernah juara. Terakhir kali Green Force jadi yang terbaik di Indonesia adalah pada 2004 alias 12 tahun silam.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
