Paulo Renato Duarte siap bantu Bernardo Tavares pimpin era baru Persebaya Surabaya. (PSM Makassar)
JawaPos.com — Profil Paulo Renato Duarte menarik perhatian seiring datangnya era baru Persebaya Surabaya bersama Bernardo Tavares. Asisten pelatih asal Portugal itu memiliki rekam jejak panjang, termasuk pengalaman melatih di akademi Crystal Palace.
Persebaya Surabaya sedang berada dalam momentum positif di Super League 2025/2026. Pada pekan ke-16, Green Force menang tipis 1-0 atas Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan.
Tambahan tiga poin tersebut menjaga tren kemenangan Persebaya Surabaya tetap terjaga. Posisi di klasemen sementara pun membaik dengan bertengger di peringkat kelima berkat koleksi 25 poin.
Perjalanan Persebaya Surabaya belum berhenti dan tantangan berikutnya sudah menanti. Malut United akan dihadapi pada Sabtu (10/1/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo.
Baca Juga: Pesan Bernardo Tavares Bocor! Nonton Persebaya Surabaya Kalahkan Madura United di Pamekasan
Laga tersebut menjadi momen spesial bagi Bernardo Tavares. Pertandingan itu menjadi debut resminya memimpin Persebaya Surabaya di Super League musim ini.
Bernardo Tavares tidak datang sendirian ke Surabaya. Ia membawa sosok kepercayaannya, Paulo Renato Gonçalves Duarte, sebagai asisten pelatih.
Kehadiran Paulo Renato Duarte bukan nama asing bagi Tavares. Keduanya telah bekerja bersama saat menukangi PSM Makassar pada musim sebelumnya.
Kedekatan profesional itu kembali berlanjut di Persebaya Surabaya. Paulo Renato menjadi bagian penting dalam struktur kepelatihan baru Green Force.
Perjalanan mereka menuju Surabaya sempat dibagikan secara langsung.
“Halo, bonek dan bonita. Sekarang saya dan Coach Renato kita berada di Lisbon Airport dan segera kita akan memiliki penerbangan ke Surabaya. Sampai jumpa segera di Surabaya.”
Baca Juga: Leo Lelis Paling Bersinar! Rapor Hijau Persebaya Setelah Bungkam Madura United di Kandang Lawan
Sapaan itu langsung disambut antusias oleh pendukung Persebaya Surabaya. Publik Surabaya menaruh harapan besar pada duet asal Portugal tersebut.
Optimisme juga terlihat dari pesan singkat sang pelatih kepala. “3 poin lagi,” demikian chat Coach Tavares beberapa saat setelah Persebaya Surabaya mengamankan tiga poin.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
