
Calon Pelatih Timnas Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Ternyata Pernah Melatih 2 Pemain Diaspora, Kevin Diks dan Calvin Verdonk (X.com/@LFC)
JawaPos.com - Kemungkinan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia ternyata belum sepenuhnya bulat. PSSI masih membuka peluang untuk menunjuk Giovanni van Bronckhorst sebagai juru taktik skuad Garuda yang baru.
Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) I PSSI, Zainudin Amali, usai menyaksikan pertandingan Persija Jakarta vs Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Senin (29/12) malam.
“Kami sudah memberikan penilaian. Kan masih ada satu (nama) juga. Masih ada Giovanni van Bronckhorst,” ujar Zainudin Amali.
Giovanni van Bronckhorst memang jadi salah satu kandidat yang masuk radar PSSI. Bahkan, isu asisten pelatih Liverpool itu sangat deras selain John Herdman.
Menurut Amali, kemungkinan Giovanni van Bronckhorst menangani Timnas Indonesia masih terbuka hingga pengumuman resmi dilakukan PSSI. Lebih tepatnya oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
“Sebelum diumumkan oleh Pak Ketua Umum, potensi itu masih ada,” tegas eks Menpora RI itu.
Tapi, Amali mengungkapkan bahwa proses pencarian, seleksi, dan pemilihan pelatih Timnas Indonesia saat ini sudah memasuki tahap akhir. Segala proses itu dilakukan oleh Komite Eksekutif (Exco) PSSI bersama Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji dan Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers.
“Jadi kami semua sudah selesai prosesnya. Bagusnya ini melalui rapat Exco, dan Pak Ketua Umum tidak ikut campur. Ketua Umum membiarkan kami berdiskusi dengan BTN, kemudian dengan mereka yang ditugaskan Pak Muhammad dan Pak Endri,” ujarnya.
“Nanti pada saat pengambilan keputusan, baru Pak Ketua Umum memimpin rapatnya. Exco punya kebebasan memberikan pandangan. Saya kira ini hal yang sangat baik,” tutur di menambahkan.
Lantas, kapan pengumuman pelatih Timnas Indonesia dilakukan? Amali enggan memberikan kepastian. Semuanya ada di tangan Sumardji.
“Kami sudah serahkan kepada Pak Mardji untuk melakukan finalisasi, dan nanti yang akan mengumumkan adalah Pak Ketua Umum. Waktu pengumumannya itu nanti Pak Sumardji yang menyampaikan,” jelas Amali.
