Milos Raickovic jadi sorotan dari skuad Persebaya Surabaya jelang hadapi Borneo FC. (Instagram @milos_rai)
JawaPos.com — Mengungkap rapor 6 pemain asing Persebaya Surabaya yang berpotensi menyebabkan bedol desa Serdadu Balkan dari Gelora Bung Tomo menjadi sorotan panas di tengah perjalanan paruh musim ini. Tekanan suporter kian terasa setelah performa sejumlah legiun asing dinilai tak sejalan dengan ambisi besar Green Force.
Keresahan itu mengalir deras dari kolom komentar akun fanbase @supporter_persebaya1927 pada Sabtu (6/12/2025). Sejumlah Bonek secara terbuka meluapkan kekecewaan dan menyebut enam nama asing yang dianggap layak angkat kaki.
“Kalau mau Persebaya berubah, pemain asing yang tidak kontribusi harus berani dievaluasi,” tulis salah satu Bonek. Komentar serupa terus bermunculan dan membentuk arus opini yang sulit diabaikan manajemen.
Enam pemain yang paling banyak disebut ialah Mihailo Perovic, Diego Mauricio, Dime Dimov, Leo Lelis, Milos Raickovic, serta Dejan Tumbas.
Empat di antaranya berasal dari kawasan Balkan yang awalnya diharapkan membawa karakter kuat ke Gelora Bung Tomo.
Nama Mihailo Perovic menjadi sasaran utama kritik di lini depan. Penyerang asal Montenegro itu baru mengoleksi dua gol dari 13 pertandingan meski sudah dipercaya bermain lebih dari 1.000 menit.
Bagi Bonek, catatan tersebut jauh dari kata ideal untuk striker asing. “Striker asing cuma dua gol jelas kurang, Persebaya butuh yang lebih lapar,” tulis komentar lain yang mendapat banyak dukungan.
Harapan besar yang sempat mengiringi kedatangan Perovic perlahan memudar seiring berjalannya kompetisi. Produktivitas yang rendah membuat posisinya mulai dipertanyakan di tengah kebutuhan tim akan mesin gol.
Situasi berbeda dialami Diego Mauricio yang justru minim kesempatan tampil. Penyerang Brasil berusia 34 tahun itu baru merumput dalam tiga laga dengan total waktu bermain sekitar 35 menit.
Minimnya kontribusi membuat kehadirannya nyaris tak terasa di atas lapangan. “Kalau jarang main dan tidak kelihatan dampaknya, buat apa dipertahankan,” tulis seorang Bonek dengan nada kritis.
Di sektor pertahanan, Dime Dimov ikut masuk dalam rapor merah. Bek tengah asal Makedonia Utara tersebut dinilai kerap membuat lini belakang Persebaya Surabaya berada dalam tekanan.
Penampilannya saat melawan Bali United pada pekan ketiga Super League 25/26 menjadi titik balik kritik. Bonek menilai koordinasi dan antisipasinya lemah sehingga memancing kecemasan di barisan belakang.
Leo Lelis juga tak luput dari sorotan meski memiliki catatan gol cukup baik untuk ukuran bek. Insiden saat menghadapi PSBS Biak menjadi momen yang sulit dilupakan suporter.
Dalam laga itu, Leo Lelis hampir mencetak gol bunuh diri dan akhirnya diganjar kartu merah. “Main keras boleh, tapi jangan merugikan tim,” tulis komentar yang ramai disukai di media sosial.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
