Pep Munoz masuk bursa transfer pelatih baru Persebaya Surabaya. (Instagram/@pepmunyoz)
JawaPos.com — Update rumor pelatih Persebaya Surabaya memasuki babak baru setelah nama Pep Munoz muncul sebagai kandidat terkuat dengan peluang mencapai 36 persen. Situasi ini membuat publik semakin penasaran karena Persebaya Surabaya belum juga mengumumkan pelatih kepala baru meski tenggat administratif dari I.League sudah semakin dekat.
Persebaya Surabaya berada dalam periode genting setelah memecat Eduardo Perez pada 22 November 2025 dan menyerahkan kendali sementara kepada Uston Nawawi.
Berdasarkan regulasi I.League, klub wajib mendaftarkan pelatih kepala baru maksimal 30 hari setelah pemberitahuan resmi, yang berarti batas akhirnya jatuh pada 25 Desember 2025.
Jika terlambat, Persebaya Surabaya berpotensi terkena denda Rp 100 juta dan akan menjadi Rp 200 juta jika memasuki periode keterlambatan kedua.
Tekanan waktu ini membuat perburuan pelatih baru semakin disorot karena Persebaya Surabaya harus menyelesaikan urusan administrasi sebelum menjamu Persijap Jepara pada 28 Desember 2025.
Di lapangan, performa Persebaya Surabaya di bawah Uston Nawawi cukup stabil tapi belum sepenuhnya meyakinkan.
Green Force bermain imbang 1-1 melawan PSM Makassar pada 6 Desember 2025 dan membawa pulang satu poin dari Stadion Gelora B.J. Habibie.
Hasil tersebut menempatkan Persebaya Surabaya di peringkat kesembilan klasemen sementara dengan 13 poin.
Situasi ini membuat kebutuhan akan pelatih kepala definitif semakin mendesak, terutama untuk mengatur arah permainan jelang padatnya jadwal akhir tahun.
Di tengah penantian panjang itu, akun fanbase @stats_rawon memantik diskusi besar dengan merilis persentase spekulasi kandidat pelatih Persebaya Surabaya.
Unggahan itu langsung menarik perhatian suporter yang sejak awal gelisah menunggu kejelasan dari manajemen.
“Menunggu dan menunggu. Tapi biasanya bakal diumumkan seminggu/sepuluh hari sebelum pertandingan lanjutan dimainkan sih,” tulis @stats_rawon.
“35% Bernardo Tavares
36% Pep Munoz
10% Shin Tae-yong
5% Lainnya
4% Uston Nawawi
2% Thomas Doll.”
Ungkapan ini memberi isyarat keputusan resmi bisa saja keluar dalam waktu dekat, terutama sebelum laga melawan Borneo FC pada 20 Desember 2025.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
