Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Desember 2025 | 16.28 WIB

Tempuh 971 Kilometer! Uston Nawawi Yakin Persebaya Surabaya Curi Poin di Kandang PSM Makassar

Rachmat Irianto siap kawal pertahanan Persebaya Surabaya curi poin di kandang PSM Makassar. (Persebaya Surabaya) - Image

Rachmat Irianto siap kawal pertahanan Persebaya Surabaya curi poin di kandang PSM Makassar. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com—Persebaya Surabaya menempuh jarak 971 kilometer menuju Stadion BJ Habibie di Parepare. Pelatih Uston Nawawi memastikan timnya tetap datang dengan misi besar mencuri poin hari ini, Sabtu (6/12).

Perjalanan panjang itu tidak mengurangi keyakinannya karena Green Force membawa tekad kuat untuk melanjutkan tren positif di markas PSM. Uston menegaskan kesiapan Persebaya sudah terbentuk jauh sebelum mereka bertolak dari Surabaya.

“Perjalanan memang panjang, tapi itu tidak masalah,” ujar Uston dalam konferensi pers yang berlangsung sehari sebelum pertandingan.

Menurut dia seluruh persiapan utama sudah dieksekusi di Surabaya. Sehingga para pemain tinggal menjaga fokus saat tiba di lokasi pertandingan.

“Persiapan tim sudah dilakukan sepenuhnya di Surabaya, dan kami siap untuk pertandingan,” lanjut Uston yang menunjukkan keyakinan penuh pada kondisi skuad.

Memori manis musim lalu ketika Persebaya Surabaya sukses menaklukkan PSM di stadion yang sama memberi motivasi tambahan. Para pemain datang dengan rasa percaya diri karena pernah merasakan atmosfer berat di Parepare dan berhasil pulang dengan kemenangan.

Meski begitu Uston tidak menutup mata terhadap perkembangan PSM yang sedang menemukan bentuk permainan terbaik. Sang pelatih memasukkan kewaspadaan itu sebagai bagian dari evaluasi taktikal timnya jelang duel.

Dia menilai PSM tampil jauh lebih solid setelah ditangani pelatih baru. “Dalam tiga pertandingan terakhir, PSM menunjukkan performa luar biasa,” tegas Uston sambil menambahkan Green Force tetap siap menghadapi tekanan tersebut.

Uston meminta para pemainnya tampil agresif sejak menit pertama agar tidak memberi ruang gerak kepada para penyerang PSM. Dia menegaskan pertandingan nanti menuntut kedisiplinan tinggi di semua lini terutama saat transisi.

Duel ini menjadi salah satu laga paling menarik karena kedua tim hanya terpaut satu poin di klasemen. PSM berada di posisi kedelapan dengan 18 poin, sementara Persebaya Surabaya menguntit di peringkat sembilan dengan 17 poin.

Situasi tersebut membuat pertandingan serasa menjadi duel enam poin bagi kedua tim. Hasil akhir dapat langsung mengubah peta persaingan di papan tengah yang musim ini berlangsung sangat ketat.

Persebaya Surabaya membawa target memperbaiki konsistensi setelah beberapa hasil tidak stabil dalam laga sebelumnya. Uston menyiapkan pola bermain yang lebih berani agar tim bisa menekan sejak awal dan tidak hanya menunggu serangan balik.

Dia menjelaskan tiap detail taktik sudah dipahami para pemain sehingga eksekusi di lapangan bisa berjalan lebih rapi. Fokus utamanya adalah mengontrol lini tengah agar alur permainan tidak didominasi tuan rumah.

PSM diperkirakan menurunkan formasi 4-2-3-1 yang mengandalkan kombinasi kecepatan dan kreativitas di sektor gelandang serang. Trio Victor Dethan, Gledson, dan Abu Kamara menjadi tumpuan untuk mendobrak lini bertahan Persebaya Surabaya.

Green Force sendiri tetap mengandalkan skema 4-3-3 yang menjadi ciri permainan mereka musim ini. Barisan depan diisi Gali Freitas, Mihailo Perovic, dan Diego Mauricio yang diharapkan bisa memberi tekanan konstan kepada pertahanan tuan rumah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore