Ketua The Jakmania Diky Soemarno. (Instagram diky soemarno)
JawaPos.com - Pertandingan Persija Jakarta melawan PSIM Yogyakarta pada 30 November 2025 meninggalkan kesan mendalam bagi ribuan penonton yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Atmosfer panas khas suporter Ibu Kota berpadu dengan rangkaian acara yang berlangsung rapi sejak momen kumpul di Bundaran HI hingga peluit akhir pertandingan.
Persija sukses mengamankan kemenangan, sementara aksi koreografi Jakmania berjalan mulus dan menuai banyak pujian.
Lewat unggahan di Instagram, akun @dikysoemarno, salah satu pengurus dan penggiat komunitas Jakmania, menyampaikan rasa bangga atas kerja keras seluruh elemen suporter.
Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari komitmen dan usaha bersama yang dibangun dalam waktu panjang.
Apresiasi juga datang dari berbagai pihak yang menyaksikan bagaimana tertibnya arus penonton dan meriahnya dukungan sepanjang laga.
Namun, di balik euforia itu, Jakmania tetap menekankan bahwa ada beberapa catatan penting yang tak boleh diabaikan.
Distribusi tiket disebut masih menjadi masalah klasik yang perlu penyelesaian matang, terutama karena tingginya animo penonton yang belum seluruhnya dapat terakomodasi.
Selain itu, kedisiplinan di tribun juga menjadi sorotan sebagai bagian dari upaya menjaga citra organisasi.
Di sisi lain, unggahan tersebut juga menyinggung insiden yang menodai jalannya pertandingan. Jakmania menyesalkan adanya nyanyian bernada rasis yang terdengar di tribun GBK.
Perilaku seperti ini kembali menjadi pengingat bahwa edukasi suporter harus terus dilakukan agar pertandingan sepak bola tetap menjadi ruang yang inklusif dan aman.
Tak hanya itu, duka dan keprihatinan turut disampaikan atas kejadian yang menimpa beberapa anggota Jakmania saat perjalanan pulang melalui jalur tol.
Mereka menjadi korban lemparan dan serangan dari pihak lain. Pengurus Pusat berkomitmen memberikan pendampingan, memastikan korban mendapat penanganan layak, dan mengawal proses hukum jika diperlukan. Keamanan anggota, tegas Diky, adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.
Di akhir unggahannya, ia berharap pesta kemenangan ini bukan yang terakhir, melainkan menjadi pembuka bagi momen-momen lebih besar dan lebih membanggakan di masa depan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022