Timnas sepak bola amputasi Indonesia gagal melangkah ke Piala Dunia Amputasi 2026 San Jose, Kosta Rika, setelah dikalahkan oleh Iran 0-3. (ANTARA)
JawaPos.com - Pelatih timnas sepak bola amputasi Indonesia Syahrul Ase menyoroti aspek mental dalam kekalahan 0-3 dari Iran pada laga terakhir Piala Asia Amputasi 2025 Grup A di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis, dikutip dari ANTARA.
"Sebenarnya kalau untuk evaluasi, kami sudah berikan yang terbaik di latihan untuk cara kami menyerang, cara kami bertahan, transisi itu sudah, mungkin hanya pengaruh mental karena tadi dari staf dan kepelatihan tim Iran juga sampaikan seperti itu," kata Syahrul saat ditemui awak media setelah pertandingan di Stadion Madya, Kamis.
"Mungkin karena pemain kita terlalu muda, akhirnya kita punya pengalaman bertanding yang kurang dan pengalaman bermain di level internasional yang masih minim. Akhirnya mungkin itu saja kekurangannya," tambah dia.
Pada pertandingan ini, tiga gol kemenangan Iran dicetak oleh dua gol Rasool Oboodi dan satu gol Akbar Lotfi. Kemenangan ini membuat mereka lolos ke semifinal Piala Asia Amputasi, sekaligus memastikan satu tiket ke Piala Dunia Amputasi 2026 di San Jose, Kosta Rika.
Selain Iran, tim lain dari Grup A yang lolos ke semifinal Piala Asia Amputasi dan lolos ke Piala Dunia Amputasi 2026 adalah Irak. Kedua tim ini lolos karena memiliki enam poin di klasemen akhir Grup A.
Sementara bagi Indonesia, kekalahan itu membuat mereka gagal lolos ke semifinal Piala Asia Amputasi dan gagal ke Piala Dunia Amputasi karena hanya menempati peringkat tiga dengan poin. Satu-satunya kemenangan tim Garuda di turnamen ini adalah dari Suriah dengan skor 5-0.
"Kami minta maaf karena hasil yang seharusnya bisa kami dapat poin dan bisa jadi pintu kami untuk lolos ke Piala Dunia, akhirnya tidak bisa kami berikan ke seluruh rakyat Indonesia," ucap Syahrul.
"Ya itu tadi, mungkin belum ada rezeki di kami, tapi yang jelas memang tim Iran adalah tim nomor dua terbaik di Asia, jadi kami juga salut dan kami banyak ambil pelajaran dan ilmu yang berharga dari tim Iran," lanjut dia.
Meski gagal lolos ke semifinal Piala Asia Amputasi dan tidak bisa bermain di putaran final Piala Dunia Amputasi, Indonesia masih akan berlaga di turnamen ini untuk memperebutkan peringkat kelima turnamen.
"Habis ini besok kita rencana ada dengan Yaman karena perebutan peringkat lima. Kalau kita besok menang lawan Yaman kita main lagi di hari Sabtu ketemu antara pemenang dari Malaysia lawan Suriah dan itu jadi peringkat lima," jelas dia.
Adapun, setelah di Piala Asia Amputasi, Indonesia akan mengikuti mini turnamen yang diikuti oleh empat negara. "Ya targetnya dari federasi kami akan ikut (turnamen mini) ada empat negara di Jepang, ada Kosta Rika, rencana itu Kosta Rica, Jepang, Indonesia dan satu Turki atau apa. Ya ada turnamen, ada turnamen empat negara di Jepang," tutup dia.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
