
Pelatih Timnas U-23 Indra Sjafri (tengah) memimpin sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks GBK, Jakarta, Kamis (9/10/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri bakal melakukan pemangkasan pemain dalam skuad jelang menghadapi Mali U-22. Ia tak akan pilih kasih dan memberikan keistimewaan kepada pemain-pemain tertentu.
Komposisi skuad Timnas Indonesia U-22 untuk pemusatan latihan selama FIFA Matchday November 2025 terbilang gemuk. Yakni mencapai 33 pemain, terdiri dari 30 pemain yang dipanggil ditambah tiga nama tambahan untuk seleksi.
Tiga pemain yang menjalani seleksi adalah Reycredo Baremanda, Muhammad Mishbah, dan Luke Xavier Keet. Mereka sudah menjalani latihan dengan Timnas Indonesia U-22, yang menggelar pemusatan latihan sejak 6 November lalu.
Pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 digelar sebagai persiapan menuju SEA Games 2025 pada 3-18 Desember mendatang. Mereka bakal berkumpul sampai 18 November, sesuai berakhirnya periode FIFA Matchday November 2025.
Selain berlatih, Timnas Indonesia U-22 juga akan melakukan dua uji coba internasional. Yakni melawan Mali U-22, yang digelar pada 15 dan 18 November di Stadion Pakansari, Bogor. Ini jadi pertandingan persahabatan terakhir jelang SEA Games 2025.
Meski TC masih sampai pekan depan, tapi Indra Sjafri sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-22, ternyata akan mulai melakukan pemangkasan. Dia menyebut pengerucutan pemain dimulai dari Rabu (12/11).
"Ya mulai besok (red: hari ini) setelah internal game kita secara perlahan untuk bisa mengerucutkan para pemain dan kami sudah mengambil semua data, data-data kesehatan, data fisik dan juga data in body," kata Indra Sjafri di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Selasa (11/11).
"Semua data kami ambil dan kami takut salah kalau memilih, karena bagaimanapun ini harus dipertanggung jawabkan dan oleh sebab itu saya bilang ke para staf pelatih saya untuk benar-benar memilih pemain by data dan mudah-mudahan semuanya nanti bisa dipertanggung jawabkan," tambahnya.
Nantinya hanya akan 23 pemain yang disiapkan untuk melawan Mali U-22. Jumlah itu disesuaikan dengan daftar susunan pemain (DSP) sekaligus kerangka untuk SEA Games 2025.
Nah dalam pemilihan pemain, Indra menegaskan bahwa akan melakukannya berdasarkan performa saat ini. Ia tak lagi menjadikan potensi sebagai aspek dasar dalam menentukan pemain.
"Pemain yang tidak terpilih bukan karena gak bagus, tetapi memang kita memilih pemain bukan potensialnya sekarang mohon maaf tetapi performa. Performance berarti pemain yang bisa dipakai saat ini," jelas Indra.
Beda performance dengan potensial, performance adalah kualitas yang kita butuhkan saat ini. Kalau potensial butuh waktu untuk dikembangkan padahal kami punya waktu hanya 2 minggu atau 3 minggu," ucapnya menambahkan.
Pelatih asal Sumatera Barat itu pun berjanji tak akan memilih berdasarkan latar belakang masing-masing pemain. Di matanya, mereka yang berkarier di luar negeri, pernah memperkuat Timnas Indonesia senior, maupun lahir, besar, dan berkarier di Indonesia sama.
Barusan saya melakukan sesi kelas dan kami sudah menyampaikan bahwa perlakuan saya sebagai pelatih kepada mereka sama, tidak ada perbedaan, baik itu pemain-pemain yang abroad, baik itu pemain-pemain lokal semuanya sama pentingnya," tegas dia.
"Kami juga tentu berharap pemain-pemain yang sudah bermain di seniorakan menjadi pilar penting untuk kami membangun tim ini," imbuh Indra Sjafri.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
