
Eliano Reijnders saat bermain bersama Persib Bandung. (Dok. Persib Bandung)
JawaPos.com-Bojan Hodak melakukan pembelaan kepada salah satu pemainnya, Eliano Reijnders, yang mendapatkan komentar dari mantan penerjemah pelatih Timnas Indonesia, Jeong Seok Seo.
Menjawab komentar tersebut, pelatih Persib Bandung itu menyebut bahwa pemain anyarnya punya kualitas yang bagus.
Pujian diberikan Bojan Hodak kepada Eliano Reijnders yang selalu terlibat di seluruh permainan Persib. Dia juga menyinggung Jeong Seok Seo, atau akrab disapa Jeje, yang dianggapnya telah berbicara omong kosong.
"Ya dia bermain di mana-mana, dia bermain sangat bagus. Saya melihat ada seorang penerjemah berbicara omong kosong tentang Eliano. Eliano adalah pemain top, dia datang ke sini dan bermain di banyak posisi," kata Bojan Hodak.
"Jadi, beberapa orang harus tetap fokus pada pekerjaannya menjadi penerjemah, bukan untuk berbicara tentang sepak bola karena ini harus punya ahli, bukan untuk penerjemah," ucap Bojan Hodak yang dikutip dari akun Instagram @bandungfootball, Rabu (29/10).
Bagi pelatih yang membawa Persib juara Liga Indonesia dua kali berturut-turut tersebut, Eliano merupakan pemain muda yang cepat. Bojan Hodak juga menegaskan bahwa dia adalah salah satu rekrutan terbaiknya.
"Dia sangat ringan, dia masih muda. Dia bisa berlari 10 kilometer di laga ini dan di laga sebelumnya. Di mana pun aku menempatkannya, dia selalu tersenyum, dia selalu bermain dengan baik. Jadi bagi saya, dia adalah rekrutan terbaik," kata Bojan Hodak.
Sebelumnya, pada podcast Bicara Bola, Jeje mengatakan bahwa eks pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyesal telah memainkan Eliano Reijnders karena membuat Bahrain menyamakan kedudukan. Faktanya, pemain 25 tahun itu dimainkan saat skor masih imbang 1-1.
"Saat lawan Bahrain, Indonesia sempat unggul 2-1, lalu Eliano masuk dan akhirnya kebobolan. Jadi skor berakhir 2-2. Coach Shin waktu itu sedikit menyesal," ucap Jeje dalam podcast Bicara Bola.
Setelah perkataannya meresahkan publik, Jeje mengakui kesalahannya. Dia membuat video klarifikasi dan meminta maaf atas kesalahannya dalam berbicara di podcast Bicara Bola.
"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan saya saat berbicara di podcast Bicara Bola. Saat itu saya bicara Eliano masuk ketika tim sedang unggul. Padahal seharusnya saya mengatakan saat posisi masih imbang," kata Jeje mengawali video klarifikasinya yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
Dia mengungkapkan bahwa tidak ada niat untuk menjelekkan Eliano Reijnders dan seluruh tim di Super League. Pada podcast Bicara Bola, Jeje menegaskan bahwa dia ingin menyampaikan bahwa keputusan yang diambil adalah tanggung jawab dari Shin Tae-yong.
"Saya sama sekali tidak bermaksud menjelekkan pemain, apalagi tim-tim Super League Indonesia. Saya benar-benar mencintai sepak bola Indonesia. Fokus saya waktu itu adalah menjelaskan bahwa pemain dengan posisi menyerang biasanya tidak bertahan sebaik pemain bertahan," tutur Jeje.
"Saya hanya ingin menyampaikan bahwa keputusan yang diambil adalah tanggung jawab coach Shin. Sekali lagi, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, dan ke depannya saya akan lebih berhati-hati dalam berbicara," tandas Jeje di video klarifikasinya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
