Agam Haris jadi salah satu bagian penting Deltras FC di Championship 2025/2026. (Agam Haris for JawaPos.com)
JawaPos.com — Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025 menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk menyalakan kembali semangat perjuangan dan persatuan bangsa. Di tengah peringatan ke-97 tahun ini, asisten pelatih Deltras FC, Agam Haris, mengajak anak muda Indonesia untuk tangguh berjuang mewujudkan cita-citanya dengan semangat kolaborasi dan cinta tanah air.
Tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” menggambarkan tekad kuat generasi penerus dalam membangun negeri dengan langkah nyata dan inovatif.
Logo peringatan tahun ini pun tampil dinamis, mencerminkan semangat energik dan kolaboratif yang menjadi ciri khas anak muda masa kini.
Bagi Agam Haris, semangat Sumpah Pemuda bukan sekadar peringatan sejarah yang dibacakan setiap tahun.
Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi napas perjuangan yang ia bawa dalam setiap langkah kariernya di dunia sepak bola.
“Semangat persatuan yang diwariskan melalui Sumpah Pemuda menjadi napas dalam setiap langkah saya sebagai pelatih sepak bola,” tutur Agam kepada JawaPos.com, Selasa (28/10/2025).
Ia menegaskan, keberhasilan tidak pernah lahir dari satu individu, melainkan hasil dari tekad, kolaborasi, dan saling melengkapi demi tujuan bersama.
Di lapangan hijau, Agam melihat cermin nyata dari makna Sumpah Pemuda.
Perbedaan latar belakang para pemain justru menjadi kekuatan yang menyatukan mereka untuk mengharumkan nama tim dan bangsa di atas lapangan.
“Dari ruang ganti hingga lapangan, saya selalu tanamkan nilai perbedaan bukan alasan untuk terpisah, tetapi kekuatan untuk melangkah bersama menuju prestasi tertinggi,” ujarnya penuh keyakinan.
Bagi Agam, sepak bola dan semangat pemuda 1928 memiliki benang merah yang sama: persatuan dan perjuangan tanpa pamrih.
Agam Haris bukan sekadar pelatih yang mengajarkan teknik bermain bola. Ia juga menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada para pemainnya agar menjadi pribadi yang kuat, berkarakter, dan bermanfaat bagi banyak orang.
“Melalui sepak bola, saya tidak hanya ingin mencetak pemain juara di lapangan, tapi juga juara dalam kehidupan,” katanya.
Menurutnya, kemenangan sejati terletak pada kemampuan menjaga integritas, kerja keras, dan kebersamaan, bukan semata skor di papan pertandingan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022