
BERPRESTASI: Kiprah Timur Kapadze yang pernah membawa Uzbekistan menjadi runner up Piala Asia U-23 2022 wajib diwaspadai Shin Tae-yong. (UFA)
JawaPos.com - Timur Kapadze angkat bicara mengenai dirinya masuk dalam bursa pelatih baru Timnas Indonesia. Juru taktik yang membawa Uzbekistan mencetak sejarah lolos ke Piala Dunia 2026 itu mengirimkan sinyal tertarik untuk menangani Garuda.
Nama Timur Kapadze jadi satu dari sekian banyak pelatih yang dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Peracik strategi berusia 44 tahun itu disebut-sebut jadi sosok tepat untuk menduduki kursi pelatih Garuda sepeninggalan Patrick Kluivert.
Kemunculan Timur Kapadze bermula dari permintaan warganet Indonesia. Sebab eks pemain Timnas Uzbekistan era 2002-2015 itu dianggap sebagai pelatih muda berbakat dan punya kemampuan mumpuni.
Rumor itu pun ternyata sudah sampai ke telinga Timur Kapadze. Ia merespons ketertarikan dan permintaan warganet untuk melatih Timnas Indonesia.
"Saya telah membaca dan mendengar tentang minat Indonesia. Halaman Instagram saya dibanjiri pesan dari penggemar Indonesia," kata Kapadze, dipetik dari media Uzbekistan, Championat.asia, Senin (20/10).
"Namun, belum ada tawaran resmi dari Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI)," tambahnya.
Timur Kapadze kemudian memuji Timnas Indonesia. Ia menilai skuad Garuda sebagai tim yang tangguh. Eks pelatih FC Olympic itu pun terkesima dengan Garuda Fans atau penggemar Timnas Indonesia.
"Indonesia adalah tim yang mapan. Mereka mencintai sepak bola di sana. Saya senang melihat keinginan ini dari penggemar Indonesia," kata Kapadze.
Lebih lanjut Kapadze mengatakan bahwa semua itu masih sebatas rumor. Dirinya sampai saat ini masih fokus bersama dengan Timnas Uzbekistan sebagai asisten pelatih dari Fabio Cannavaro.
"Sejauh ini, itu semua hanya spekulasi di media. Tentu saya menghormati ketertarikan [para penggemar]. Sepak bola begitu dicintai di Indonesia, dan suporter mereka begitu bersemangat," kata Timur dipetik dari Zamin, media Uzbekistan lainnya.
"Fokus saya saat ini adalah untuk tim nasional Uzbekistan. Tapi di masa depan, tentu wajar jika ada pertimbangan terhadap kesempatan profesional," ia menambahkan.
Posisi pelatih kepala Timnas Indonesia memang tengah lowong. Kekosongan itu terjadi setelah PSSI mengumumkan perpisahan dengan Patrick Kluivert pada Kamis (16/10) lalu.
Patrick Kluivert pergi bersama dengan rombongan staf kepelatihannya, termasuk para asistennya seperti Denny Landzaat, Ale, Pastoor, dan Gerald Vanenburg. Posisi pelatih kepala pun benar-benar kosong karena PSSI juga belum menunjuk pelatih sementara atau karteker.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
