CEO Persebaya Azrul Ananda (ketiga kiri) bersama Direktur Operasional Persebaya Candra Wahyudi (kanan) dan Football Director Persebaya Academy Robertino Pugliara (kedua kanan).
JawaPos.com — Nama Robertino Pugliara kembali jadi sorotan publik sepak bola Indonesia. Mantan gelandang elegan asal Argentina itu kini resmi bergabung dengan Persebaya Academy sebagai Football Director.
Kabar ini diumumkan langsung lewat akun resmi Instagram Persebaya Academy.
“Persebaya Academy proudly welcomes our new Football Director, Coach Robertino Pugliara,” tulis pihak akademi dalam unggahan yang langsung diserbu komentar Bonek.
Langkah ini menjadi sinyal kuat keseriusan Persebaya Surabaya dalam membangun fondasi pembinaan usia muda.
Sosok Robertino dinilai memiliki pengalaman dan visi yang selaras dengan semangat Green Force dalam membentuk pemain berbakat sejak dini.
Papito, sapaan akrab Robertino, menegaskan pendekatan akademi ini berfokus pada pembelajaran yang menyenangkan. Ia percaya anak-anak akan mencintai sepak bola jika mereka belajar dengan gembira, bukan dengan tekanan.
“Kami ingin anak-anak belajar sepak bola dengan cara yang menyenangkan, bukan dengan paksaan,” ujar Robertino.
“Mereka harus enjoy, karena dari situ muncul semangat dan cinta terhadap permainan ini,” tambahnya penuh semangat.
Konsep pembinaan yang diusung Persebaya Academy juga mengedepankan kurikulum yang komprehensif.
Selain teknik dasar dan pengambilan keputusan, para peserta juga mendapat pelatihan terkait situasi permainan yang realistis di lapangan.
Robertino menjelaskan, aspek non-teknis juga mendapat porsi besar dalam program akademi ini.
Setiap pemain muda diajarkan pentingnya nutrisi, kesehatan atlet, serta manajemen diri agar tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan disiplin.
Bagi Robertino, sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan media pembentukan karakter. Ia ingin akademi ini menjadi tempat anak-anak belajar nilai-nilai seperti tanggung jawab, kerja sama, dan disiplin.
“Kami ingin anak-anak belajar menjadi manusia yang lebih baik, bukan hanya pemain bola. “Di sini mereka belajar tanggung jawab, disiplin, dan kerja sama,” ujarnya lugas,” sambung mantan pemain Persebaya Surabaya itu.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
