Eduardo Almeida harus mengakhiri kerja samanya bersama Semen Padang. (Semen Padang)
Rentetan hasil buruk itu membuat manajemen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim. Dari hasil evaluasi itulah, keputusan berpisah secara resmi dengan pelatih asal Portugal tersebut akhirnya diambil.
CEO Semen Padang FC, Win Benardino, menyampaikan keputusan pemutusan kerja sama itu dilakukan dengan cara baik-baik.
Ia menegaskan manajemen tetap menghormati dedikasi dan kontribusi Eduardo selama menangani tim sejak awal musim.
“Setelah melalui proses evaluasi bersama, kami sepakat untuk mengakhiri kerja sama dengan Coach Eduardo Almeida. Kami berterima kasih atas dedikasi dan kerja keras beliau selama menukangi tim,” ujar Win Bernadino dalam keterangan resminya.
Kekalahan demi kekalahan yang diderita Semen Padang menjadi sinyal kuat adanya penurunan performa yang sulit dibendung.
Dalam tujuh laga awal musim ini, tim hanya mampu meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan lima kali kalah dengan total empat poin.
Catatan tersebut menjadi salah satu rekor terburuk Semen Padang dalam sejarah tampil di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Rata-rata perolehan poin hanya 0,57 per pertandingan, jauh dari target manajemen yang ingin tim bersaing di papan tengah musim ini.
Manajemen menganggap situasi itu sudah cukup menjadi alarm bagi perubahan di tubuh tim.
Mereka menilai langkah mengganti pelatih menjadi keputusan paling realistis demi menjaga semangat pemain dan arah permainan tetap hidup.
Win menegaskan keputusan ini bukan semata karena hasil di lapangan, tapi juga hasil dari proses evaluasi menyeluruh yang melibatkan pelatih, pemain, dan manajemen.
Ia menyebut semua pihak sudah duduk bersama dan mencapai kesepakatan terbaik bagi kedua belah pihak.
“Manajemen memastikan semua kesepakatan dalam kontrak dijalankan sebagaimana mestinya. Hak-hak Coach Eduardo akan kami penuhi secara profesional,” tegas Win menambahkan.
Pernyataan itu memperkuat komitmen Semen Padang FC untuk menjaga hubungan baik meski kerja sama telah berakhir. Klub ingin perpisahan ini berjalan tanpa polemik dan tetap menjunjung tinggi profesionalisme di dunia sepak bola.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
