Kendal Tornado FC rencanakan latihan keliling, sambut antusiasme masyarakat Kendal dan harapan kembali ke Stadion Kebondalem. (Istimewa)
JawaPos.com - Tim Kendal Tornado FC kembali mencuri perhatian masyarakat Kendal lewat rencana mereka untuk menggelar latihan keliling ke lapangan-lapangan desa. Gagasan ini muncul sebagai bentuk tanggapan positif atas banyaknya usulan dari masyarakat Kendal di media sosial.
Ide latihan keliling ini muncul setelah batalnya rencana tim bermarkas di Stadion Utama Kebondalem Kendal, yang saat ini masih dalam tahap renovasi agar memenuhi standar pertandingan Pengadaian Championship.
Akibatnya, Kendal Tornado FC untuk sementara waktu harus berkandang di Stadion Jatidiri, Semarang.
Namun, pindahnya homebase tersebut tidak menyurutkan semangat manajemen tim untuk tetap dekat dengan warga Kendal.
Dalam unggahan di fanspage Kendal Football Info, Manager Tim, Heri Sasongko, menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga yang ingin timnya berlatih langsung di desa-desa. “Ya, agar Kendal Tornado bisa lebih dekat menyapa masyarakat Kendal semua. Karena batalnya venue di Kendal, kami ingin tetap menjaga kedekatan dengan warga,” ujar Heri.
Langkah ini disambut hangat oleh pemilik klub, Anto van Java, yang menegaskan bahwa Kendal Tornado FC adalah tim asli Kendal dan bukan tim dari luar daerah. “Meskipun sementara ini kami bertanding di Stadion Jatidiri Semarang, kami berharap dukungan dan doa masyarakat Kendal, baik dari rumah maupun yang hadir langsung di stadion. Kami berjuang membawa nama Kendal,” ungkapnya.
Respons Positif dari Warga Kendal
Wacana latihan keliling ini langsung viral dan menuai banyak komentar positif di media sosial. Banyak warga yang mengusulkan lapangan di desanya agar bisa menjadi tempat latihan tim kesayangan mereka.
Salah satu komentar datang dari akun Fais Al Fhe Izha.
“Lapangan Kadarusman DS. Puguh, Kec. Pegandon. Semoga bisa jadi inspirasi buat anak-anak SSB PORSIP dan membangkitkan semangat talenta muda Kendal. Salam Tornado FC.”
Sementara itu, akun Krish Condrokusumo menyambut baik inisiatif tersebut:
“Keren! Mengenalkan klub lebih dekat dengan masyarakat Kendal dan Semarang.”
Tidak hanya itu, Lapangan Putat Gede di Kecamatan Ngampel juga menjadi salah satu lokasi yang banyak diusulkan.
Menurut warganet, lapangan tersebut dinilai layak karena memiliki kualitas rumput yang baik, akses mudah, serta area parkir luas. Bahkan, lapangan ini dulu sering digunakan untuk latihan klub PSIS Semarang.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
