
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes mengungkapkan bahwa putaran keempat (R4) Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia jadi dua laga terbesar dalam sejarah sepak bola nasional. Namun dia meminta skuad Garuda agar tak terbebani dengan status tersebut.
Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni dua pertandingan di R4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Yakni melawan Arab Saudi pada 9 Oktober dini hari dan Irak pada 12 Oktober dini hari. Kedua laga itu dimainkan di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
"Pertandingan besar, pertandingan besar. Saya pikir ini adalah pertandingan terbesar dalam sejarah negara ini," kata Maarten Paes dalam akun resmi FC Dallas, Senin (6/10).
Apa yang diutarakan Maarten Paes memang tak salah. Dua laga bulan ini dapat menentukan nasib Timnas Indonesia dalam misi berjuang mendapatkan tiket Piala Dunia 2026.
Hanya juara grup lah yang berhak mendapatkan tiket otomatis ke Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Sementara tim yang menempati posisi kedua alias runner-up grup B, maka akan diadu dengan tim peringkat kedua dari grup A di putaran kelima.
Pertandingan antartim runner-up grup tersebut adalah putaran kelima kualifikasi, yang juga menentukan wakil Asia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 babak antarzona. Adapun tim yang menjadi juru kunci grup, dapat dipastikan peluangnya untuk lolos ke Piala Dunia 2026 sudah tertutup.
Tapi, Maarten Paes mengatakan bahwa Timnas Indonesia tak boleh terlalu terpaku pada situasi tersebut. Menurutnya, yang harus dilakukan skuad Garuda cukup bermain seperti biasa dan maksimal.
"Tapi saya menilainya, salah satu pelatih liga mengatakan, terkadang kita perlu memainkan pertandingannya, bukan kesempatannya," kata dia.
"Saya pikir kami sebagai tim tidak boleh terlalu memaksakan diri dan cukup memainkan pertandingan, bermain sebaik mungkin. Dan kemudian kami memiliki peluang terbesar untuk menang," tambah kiper berusia 27 tahun ini.
Lebih lanjut Maarten Paes juga mengatakan bahwa Arab Saudi dan Irak bukanlah tim yang asing. Timnas Indonesia pernah bentrok dengan kedua tim itu dalam dua tahun terakhir.
Timnas Indonesia tercatat sudah tiga kali bertemu Irak sejak 2023. Namun hasilnya kalah semua, dengan skor 0-2 dan 1-5 di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dan 1-3 di Piala Asia 2024.
Sementara dengan Arab Saudi, Garuda pernah bentrok di putaran ketiga dengan rapor imbang 1-1 dan menang 2-0.
"Kami mengenal kedua tim. Kami sudah bermain melawan kedua tim baru-baru ini. Jadi ya, kami tahu apa yang diharapkan," tutupnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
