Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 September 2025 | 06.45 WIB

Football Institute Sebut Tak Ada Persoalan dalam Rangkap Jabatan

Founder Football Institute Budi Setiawan. (Rizky Ahmad Fauzy/Jawa Pos) - Image

Founder Football Institute Budi Setiawan. (Rizky Ahmad Fauzy/Jawa Pos)

JawaPos.com–Rangkap jabatan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora menimbulkan polemik. Berdasar pantauan dalam dua hari terakhir, terjadi diskusi soal Erick Thohir yang menjabat sebagai Menpora dan PSSI.

”Yang jelas dalam dua hari ini seperti terbelah. Bukan hanya di suporter tapi juga member PSSI,” kata Founder Football Institute Budi Setiawan.

”Jadi ketika ditanya akan melakukan survei atau tidak terkait itu, saya jawab iya. Tapi untuk waktunya akan menunggu round empat Piala Dunia di Kualifikasi setelah Oktober,” ucap dia.

Renacananya, supaya situasi mereda dan dilakukan dengan jangka waktu yang cukup, prakiraan survei dilakukan pada November. Lantas, apakah dia setuju dengan rangkap jabatan Erick?

”Ini pertanyaan jawabnya susah,” ungkap Budi lalu tertawa.

Yang pasti, sambung dia, penunjukan Erick ini penugasan dari negara. Dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto.

”Bahwa tentunya Presiden mengetahui Erick Thohir itu sebagai Ketum PSSI tapi tetap dipilih menjadi Menpora pasti ada dasar,” jelas Budi.

Dia juga mempertanyakan konflik kepentingan yang dianggap publik. Menurut dia, dengan rangkap jabatan Erick ini tidak ada konflik kepentingan.

”Karena sepak bola ini adalah cabor paling favorit di Indonesia. Dan harus diurus orang yang ngerti olahraga. Yang kebetulan sekarang yang di olahraga ditunjuk sebagai Menpora adalah Ketum PSSI,” ucap Budi.

Jadi, sambung dia, jika olahraga maju, sebetulnya itu meningkatkan kualitas dari olahraga secara umum. ”Menurut saya tidak ada tuh konflik kepentingan secara umum,” tandas Budi.

Lalu, apakah nanti Erick bakal condong ke cabor tertentu juga masih dalam dugaan. ”Belum diuji. Kita berikan saja waktunya untuk pengujian itu. Apakah beliau bisa fair sebagai Menpora dan juga Ketum PSSI untuk bersikap fair dengan cabor yang ada,” papar Budi.

Di sisi lain, hasil survei Football Institute periode Februari–Agustus 2025 terhadap 1.270 responden menunjukkan dukungan kuat publik terhadap kinerja Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia. Mayoritas responden yang merupakan suporter Timnas Indonesia menilai perubahan positif terlihat jelas sejak memimpin skuad Garuda.

Tingkat kepuasan publik terhadap Kluivert menunjukkan angka yang cukup tinggi. Sebanyak 72 persen menyatakan puas dan 7,8 persen menyatakan sangat puas terhadap kepemimpinannya.

Penilaian positif juga muncul pada aspek prestasi dan hasil pertandingan. Sebanyak 49 persen responden menilai Timnas meraih hasil yang memuaskan di bawah arahan Kluivert.

”Jadi kritik tajam yang ramai di media sosial ternyata tidak selalu linear dengan kenyataan, jika melihat hasil survei ini,” kata Budi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore