Wasit Thoriq Alkatiri (kanan) saat memimpin pertandingan antara Persebaya Surabaya menghadapi Barito Putera. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Sosok wasit asal Indonesia, Thoriq Alkatiri, menjadi sorotan saat memimpin laga pekan ke-6 Super League 2025/2026 antara Persebaya Surabaya vs Semen Padang.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (19/9/2025) pukul 19.00 WIB ini menjadi perhatian karena kepemimpinan tegas Thoriq yang belum pernah mengeluarkan kartu merah musim ini.
Thoriq dikenal sebagai salah satu wasit terbaik yang dimiliki Indonesia dan kiprahnya selalu menyita perhatian.
Sepak terjangnya tidak hanya di level domestik, tetapi juga merambah ke pentas internasional dengan lisensi FIFA yang dipegang sejak 2014.
Nama Thoriq Munir Alkatiri bahkan sudah masuk jajaran wasit elit AFC dan akan mencatat debut di Liga Champions Asia musim ini.
Kehadirannya di turnamen terbesar klub Asia itu menjadi bukti pengakuan kualitasnya sebagai pengadil lapangan.
Lahir di Purwakarta pada 19 November 1988, Thoriq awalnya mengawali karier sebagai pesepak bola muda.
Ia sempat memperkuat kesebelasan Purwakarta di ajang Piala Soeratin U-17 sebelum akhirnya cedera memaksanya banting setir menjadi wasit.
Perjalanan kariernya di dunia kepemimpinan pertandingan terbilang cepat. Di usia 25 tahun, ia sudah dipercaya memimpin laga besar seperti final Piala Gubernur Jatim 2013.
Lisensi FIFA yang diraihnya pada 2014 menjadi titik balik yang membuat namanya semakin berkibar. Sejak saat itu, ia rutin memimpin laga-laga penting baik di dalam negeri maupun ajang internasional.
Thoriq juga meraih berbagai penghargaan bergengsi sebagai wasit terbaik. Di antaranya Wasit Terbaik Liga Super Indonesia 2014, Piala Jenderal Sudirman 2015, Piala Bhayangkara 2016, Gojek Liga 1 2018, hingga BRI Liga 1 2021–2022.
Konsistensinya dalam memimpin laga selalu menjadi nilai tambah. Ia dikenal berani mengambil keputusan namun tetap mengedepankan ketegasan dan keadilan di lapangan.
Musim ini di ajang Super League 2025/2026, Thoriq sudah memimpin empat pertandingan. Dari jumlah itu, ia mengeluarkan 22 kartu kuning namun sama sekali belum memberikan kartu merah.
Catatan tersebut membuat publik semakin penasaran bagaimana ia akan mengatur jalannya laga krusial Persebaya Surabaya kontra Semen Padang.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
