Timnas Futsal Indonesia melawan Timnas Futsal Tanzania pada turnamen Futsal Four Nations Cup 2025 di GBK Basket Hall, Senayan, Jakarta, Kamis (18/9/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com-Kemenangan telak 7-1 Timnas Futsal Indonesia atas Tanzania ternyata tak membuat Hector Souto sebagai pelatih kepala merasa puas. Ia menilai performa anak asuhnya jauh dari yang terbaik dan mentut skuad Garuda menujukkan performa lebih baik pada laga berikutnya, kontra Belanda.
Baca Juga: Tanpa Ribet atau Drama! Ini 7 Cara agar Disukai Semua Orang dan Selalu Bikin Orang Nyaman
Timnas Futsal Indonesia mengawali perjuangan di Four Nations Cup 2025 dengan manis. Tampil di hadapan pendukung sendiri di Hall Basket Senayan, skuad Garuda mampu menunjukkan dominasinya terhadap Tanzania, pada Kamis (18/9).
Iqbal Iskandar dan kolega sukses menang dengan skor telak 7-1 atas tim yang menempati peringkat kedua terbawah dalam ranking futsal FIFA. Gol Garuda diciptakan oleh Iqbal (1'), Firman Adriansyah (11', 16'), Sauqi Syaud (18'), Guntur Sulistyo (19'), dan Evan Soumilena (24', 33').
Meski menang, Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyatakan bahwa pertandingan melawan Tanzania ternyata tak berjalan mulus. Performa yang ditunjukkan anak asuhnya bukan termasuk yang terbaik selama dia memimpin skuad Garuda.
"Saya rasa, sebagai tim nasional, ini bukan pertandingan terbaik yang pernah kami mainkan di bawah arahan saya. Saya menyadari ini pertandingan yang sulit dimainkan karena gaya bermain lawan kami tidak umum," kata Souto dalam jumpa pers pascalaga.
"Jadi kami cenderung melakukan kesalahan. Selain itu, sudah lebih dari sebulan kami tidak bekerja sama dan itu waktu yang panjang, padahal kami hanya punya enam hari. Dan pertandingan ini tidak begitu maksimal bagi kami. Seharusnya lebih dari itu," tambahnya.
Perbedaan level memang jadi faktor utama Timnas Futsal Indonesia bisa mendominasi Tanzania. Tapi terlepas dari itu kesalahan kerap dilakukan.
Contoh paling nyata adalah kartu merah Iqbal Iskandar yang tak perlu pada awal babak pertama, tak lama setelah dia mencetak gol pembuka. Selain itu kiper Nazil Purnama juga membuat blunder sehingga Timnas Futsal Indonesia gagal mencetak cleansheet.
Lebih lanjut Souto berharap Timnas Futsal Indonesia bisa berbenah setelah ini. Sebab ada dua laga lain yang jauh lebih sulit menanti timnya.
Yakni melawan Belanda pada Sabtu (20/9) dan Latvia keesokan harinya alias Minggu (21/9). Souto berharap Timnas Futsal Indonesia bisa meminimalkan kesalahan dan bermain jauh lebih baik lagi.
"Pada akhir pekan kami akan menghadapi dua pertandingan yang sangat kuat. Saya harap kami dapat memperbaiki kesalahan-kesalahan besar secara keseluruhan, dan kemudian memasuki pertandingan dengan performa yang baik," katanya.
"Karena saya pikir dengan pemain-pemain kami dan jika kami bermain seperti yang kami tahu, bukan seperti hari ini, kami dapat bermain bagus melawan Belanda," jelas Souto menambahkan. (*)

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
