Rachmat Irianto jadi andalan baru di lini tengah Persebaya Surabaya jelang lawan Semen Padang. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus menghadapi situasi darurat di lini tengah usai kehilangan Francisco Rivera. Sang playmaker andalan terpaksa absen karena menerima kartu merah di laga terakhir melawan Persib Bandung.
Absennya Rivera membuat pelatih Eduardo Perez harus memutar otak untuk menata ulang komposisi gelandang. Nama Rachmat Irianto muncul sebagai opsi paling realistis untuk mengisi kekosongan tersebut.
Rian, sapaan akrabnya, baru saja kembali merumput setelah delapan bulan menepi karena cedera tendon achilles.
Pemain 26 tahun itu menjalani comeback saat Persebaya Surabaya takluk 0-1 dari Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (12/9/2025).
Meski sempat grogi dan mendapat kartu kuning pada menit ke-84, Rian merasa bahagia bisa kembali tampil. Dia bahkan menyebut keinginannya untuk segera membantu tim mengejar target musim ini.
“Yang penting sekarang bagaimana caranya saya bisa membantu tim ini menuju targetnya,” ucap Rian. “Kalau hasil kemarin kalah, ya kita fokus lagi untuk mencari poin melawan Semen Padang,” tambahnya.
Rian memiliki keunggulan yang jarang dimiliki pemain lokal, yakni fleksibilitas posisi. Ia bisa tampil sebagai gelandang bertahan, bek tengah, maupun bek kanan sesuai kebutuhan tim.
Dengan absennya Rivera, peluang Rian menjadi pilihan utama kian besar. Posisi gelandang bertahan akan ditempati dirinya, sementara Milos Raickovic didorong lebih maju sebagai playmaker.
Skenario ini membuat lini tengah Persebaya Surabaya tetap solid meski kehilangan kreator serangan utama. Toni Firmansyah pun diharapkan berperan sebagai gelandang box-to-box yang mengalirkan bola dari belakang ke depan.
Formasi anyar ini akan diuji saat Persebaya Surabaya menjamu Semen Padang di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (19/9/2025). Laga pekan ke-6 Super League 2025/2026 itu bisa jadi momentum kebangkitan Green Force.
Bagi Rian, duel tersebut sekaligus kesempatan emas untuk membuktikan diri. Pemain kelahiran Surabaya itu ingin menunjukkan dirinya mampu menggantikan peran Rivera.
Profil Rian cukup meyakinkan untuk mengisi celah di lini tengah. Ia lahir pada 3 September 1999 dan saat ini berusia 26 tahun dengan tinggi 1,75 meter.
Pemain berkaki kanan ini kembali berseragam Persebaya Surabaya sejak 1 Juli 2025 dengan kontrak hingga Mei 2027. Nilai pasarnya kini mencapai Rp 4,35 miliar, angka yang mencerminkan kualitasnya.
Rian sebelumnya berkarier di Persib Bandung dengan catatan 74 penampilan, 2 gol, dan 7 assist. Ia juga mengoleksi 8 kartu kuning dengan total 5.113 menit bermain.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
