
Stefano Lilipaly sebut kemenangan atas Arema FC jadi momentum bangkit. (web Ileague)
JawaPos.com-Dewa United Banten FC memetik kemenangan krusial 2-1 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (13/9) malam. Gelandang sayap Stefano Lilipaly menegaskan hasil ini menjadi sinyal kebangkitan timnya di kompetisi BRI Super League.
“Sebenarnya pelatih sudah membicarakan semuanya secara cukup jelas. Namun, satu hal yang paling penting bagi kami hari ini adalah Dewa United berhasil meraih tiga poin, dan itu yang kami perjuangkan sejak menit pertama,” ujar Lilipaly usai laga.
Pemain berusia 34 tahun itu menekankan bahwa kemenangan tim jauh lebih penting ketimbang peluang pribadinya di depan gawang. Lilipaly juga mengakui sempat memiliki kesempatan emas yang tak berbuah gol.
“Terkait peluang saya tadi, saya rasa itu bukan karena saya baru kembali dari tugas bersama Timnas. Situasinya memang agak sulit di depan gawang, dan posisi tendangan saya juga kurang ideal. Tapi seperti yang saya bilang sebelumnya, yang paling penting adalah tim menang dan kami berhasil mengunci kemenangan ini,” lanjut Stefano Lilipaly.
Selain kerja keras sepanjang laga, Lilipaly turut berkontribusi lewat assist matang yang menghasilkan gol pembuka.
“Saya juga bersyukur bisa memberikan kontribusi satu umpan gol dalam pertandingan ini. Itu adalah bagian dari tugas saya sebagai pemain, dan saya senang bisa membantu tim meraih hasil maksimal. Pada akhirnya, kemenangan tim adalah segalanya,” tutur Stefano Lilipaly.
Dari peluit babak perata dibunyikan, pertandingan berlangsung sengit. Dewa United langsung menunjukkan agresivitas dengan pressing ketat dan serangan balik cepat.
Hasilnya terlihat pada menit ke-12, ketika Lilipaly mengirim sepak pojok terukur yang disambut sundulan tajam Alex Martins. Bola meluncur deras tanpa mampu dihalau kiper Arema, mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Arema mencoba merespons lewat serangan sayap dan kombinasi umpan pendek, namun pertahanan Dewa United tampil disiplin. Penjaga gawang dan lini belakang mereka berkali-kali menggagalkan peluang tuan rumah, menjaga keunggulan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Dewa United tetap efektif. Pada menit ke-77, Taisei Marukawa menggandakan keunggulan melalui sepakan keras dari dalam kotak penalti. Gol ini lahir dari serangan balik cepat yang memperlihatkan ketajaman dan koordinasi lini depan tim tamu.
Drama tercipta di menit akhir ketika Arema akhirnya memperkecil ketertinggalan melalui sontekan Dalberto pada masa injury time menit ke-97. Namun gol itu tak cukup mengubah hasil. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang, memastikan Dewa United membawa pulang tiga poin dari Malang.
Kemenangan di Kanjuruhan bukan hanya menambah koleksi poin Dewa United, tetapi juga mengangkat moral tim yang tengah mencari konsistensi. Dalam atmosfer stadion yang dikenal sulit ditaklukkan lawan, Lilipaly dan rekan-rekan berhasil meredam tekanan publik Arema.
Dengan modal tiga poin tandang, Dewa United kini menatap laga berikutnya dengan optimisme. Momentum kebangkitan yang disebut Lilipaly menjadi pesan penting, fokus kolektif dan efektivitas serangan bisa menjadi kunci untuk terus merangkak naik di klasemen BRI Super League musim ini.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
