SMM Kudus silaturahmi ke Panser Biru, pendukung PSIS Semarang. (Instagram)
JawaPos.com - Pertandingan Championship 2024/2025 antara PSIS Semarang melawan Persiku Kudus diprediksi bakal seru. Bukan hanya di lapangan, tapi juga di tribune.
Suporter Macan Muria, pendukung Persiku, dikabarkan hadir langsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (14/9/2025) pukul 19.00 WIB.
Kedatangan suporter Persiku ini sempat menjadi bahan pembicaraan, mengingat Panser Biru pendukung setia PSIS masih melakukan aksi boikot pertandingan kandang.
Namun, Ketua Umum Panser Biru, Kepareng atau akrab disapa Wareng, memastikan tidak ada masalah jika pendukung Persiku datang ke Semarang.
Lewat akun Instagram pribadinya, @kepareng_wareng, ia menegaskan agar warga Kudus tidak merasa sungkan. "Orang Kudus yang mau main ke Semarang tidak usah sungkan-sungkan. Tidak usah terpancing kata-kata 'hormati tuan rumah yang boikot'. Kita boikot laga home saja. Besok kalau Persiku vs PSIS (di Kudus) ke depan teman-teman Semarang juga bakal datang dengan jumlah banyak ke kotamu. Jadi, selagi kamu punya tiket, dilarang melarang," tulis Wareng.
Sebelum pernyataan ini muncul, kelompok suporter Persiku Kudus memang sudah lebih dulu melakukan silaturahmi ke Semarang.
Mereka bertemu dengan Panser Biru dan Snex (pendukung PSIS lainnya). Selain menjalin komunikasi, kedatangan mereka juga dimaksudkan sebagai bentuk kulonuwun alias meminta izin jika nantinya hadir di laga PSIS kontra Persiku.
Sikap terbuka Panser Biru ini menjadi angin segar di tengah situasi sepak bola Indonesia yang masih diwarnai aturan ketat dari PSSI soal larangan kedatangan suporter tim tamu.
Seperti diketahui, sejak tragedi Kanjuruhan, regulasi tersebut diberlakukan dengan alasan keamanan. Namun, banyak kalangan menilai aturan itu kurang tepat karena membatasi ruang komunikasi antarsuporter.
Meski memberi lampu hijau untuk tamu dari Kudus, Panser Biru sendiri sampai saat ini masih melanjutkan aksi boikot laga kandang PSIS.
Konflik dengan manajemen tim disebut belum menemukan titik temu, meski DPP Panser Biru sudah mengirimkan surat tuntutan resmi. Hingga berita ini ditulis, pihak manajemen PSIS belum memberikan tanggapan.
Boikot yang dilakukan Panser Biru membuat suasana Stadion Jatidiri pada laga-laga sebelumnya terasa berbeda. Absennya suporter yang berdiri pada 2001 di kandang cukup memengaruhi atmosfer pertandingan.
Namun, dengan kehadiran Persiku dan pendukungnya, laga akhir pekan nanti tetap diperkirakan akan berjalan meriah.
Bagi sebagian besar suporter, memperbolehkan kelompok tamu hadir ke stadion justru bisa membuka ruang dialog dan persaudaraan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
