Timnas Indonesia U-23 kesulitan hadapi Laos di Kualifikasi AFC U-23 2026. (Dok. Timnas Indonesia U-23)
JawaPos.com - Betapa kesalnya pelatih Indonesia U-23 Gerald Vanenburg. Dari yang biasanya memakai bahasa Inggris, dia secara spontan berbahasa Belanda.
Itu terjadi dalam sesi konferensi pers di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (3/9). Pelatih 61 tahun itu sangat kecewa muntap karena anak asuhnya hanya bermain imbang tanpa gol kontra Laos U-23. “Pemain bermain tidak sesuai dengan ekspektasi. Padahal mereka memiliki kualitas yang jauh lebih bagus dibanding tim lawan,” kata Gerald.
Pantas kalau pelatih asal Belanda itu marah. Sebab, Indonesia U-23 menguasai jalannya pertandingan. Lihat saja dari statistiknya. Garuda Muda menguasai bola hingga 83 persen. Selain itu, mereka juga mencatatkan 25 tembakan. Masalahnya, hanya ada dua yang mampu mengarah ke gawang. Gerald tahu kalau finishing lini depannya bermasalah.
Tapi, dia ogah menyalahkan anak asuhnya. “Ini bukan saat yang tepat untuk menyalahkan pemain. Sekarang adalah waktunya para pemain itu untuk melakukan evaluasi masing-masing. Mereka harus jadi diri mereka sendiri untuk bangkit dan memenangkan laga berikutnya,” beber mantan pemain Ajax Amsterdam itu.
Striker Rafael Struick mengaku kalau finishing touch masih jadi masalah. “Saya rasa di sepertiga akhir, terkadang kualitas sentuhan (akhir) yang kurang baik, atau umpan terakhir yang kurang tepat. Mungkin juga (kurang) sedikit keberuntungan saja untuk bisa mendapatkan bola,” jelasnya.
Hasil imbang itu membuat peluang Indonesia U-23 untuk lolos ke Piala AFC U-23 tahun depan makin berat. Sebab, di laga lain, Korea Selatan U-23 menang lima gol tanpa balas atas Makau U-23. “Laga pertama sangat penting. Jika menang di laga pertama, laga berikutnya akan berjalan mudah,” tegas Gerald.
Meski begitu, dia tetap optimistis. Dia yakin anak asuhnya masih punya peluang lolos ke babak utama.
“Yang paling penting saat ini buat kami adalah bagaimana tim ini bisa memenangkan dua pertandingan sisa. Saya sangat menghormati Makau dan Korea Selatan. Tapi kalau mau lolos, kami harus memenangkan laga melawan mereka,” katanya.
Pelatih Timnas U-23 Indonesia Gerald Vanenburg memimpin latihan di Stadion Madya, Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (17/7/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Laos U-23 Bangga Bisa Mengimbangi Indonesia
Skuad Laos U-23 langsung melakukan selebrasi begitu peluit akhir ditiup. Sang pelatih U-23, Ha Hyeok-jun, mengaku bangga bisa menahan imbang tuan rumah. Apalagi, Indonesia U-23 dianggap sebagai salah satu tim terkuat di Asia Tenggara.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
