Diego Mauricio, bomber Persebaya Surabaya, di Super League 2025/2026 disebut mirip gaya main seperti Didier Drogba. (Instagram @di_mauricio_)
JawaPos.com — Diego Mauricio kini menjadi sorotan publik sepak bola tanah air setelah resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya. Striker asal Brasil berusia 34 tahun itu dikenal memiliki fisik kuat, kecepatan tinggi, serta fleksibel bermain sebagai penyerang tengah maupun sayap.
Karena gaya bermainnya sangat mirip dengan legenda Chelsea, Didier Drogba, ia mendapat julukan “Drogbinha”. Julukan tersebut sudah melekat sejak lama dan kini kembali mencuat setelah ia resmi berkostum Green Force.
Persebaya Surabaya mengumumkan kedatangan bomber baru ini melalui akun Instagram resmi klub pada 19 Agustus 2025.
Meski awalnya disembunyikan, banyak penggemar langsung menebak sosok yang dimaksud adalah Diego Mauricio.
Tebakan itu bukan tanpa alasan, sebab Diego memiliki reputasi mentereng di kancah Asia. Ia pernah menjadi top skor Indian Super League (ISL) bersama Odisha FC dan mengangkat Super Cup India.
Pada musim 2022/2023, ia mencetak 12 gol dari 21 pertandingan di ISL. Catatan tersebut membuat namanya masuk daftar pencetak gol terbanyak liga dan memperkuat statusnya sebagai bomber berbahaya.
Kini Diego siap menjadi senjata utama Persebaya Surabaya untuk menghadapi ketatnya persaingan Super League 2025/2026. Kehadirannya jelas diharapkan mampu mendongkrak produktivitas gol tim kebanggaan Bonek.
Julukan “Drogbinha” sendiri lahir dari gaya mainnya yang sangat menyerupai Didier Drogba.
Dengan tubuh tinggi besar, kecepatan eksplosif, serta naluri mencetak gol tinggi, Diego dianggap memiliki DNA yang sama dengan legenda Pantai Gading tersebut.
Selain itu, ia juga bisa berperan sebagai target man maupun penyerang sayap. Fleksibilitas ini membuatnya menjadi opsi lengkap di lini depan dan sulit dihentikan lawan.
Diego memulai kariernya di akademi Flamengo pada 2006 sebelum menembus tim utama pada 2010. Ia menjalani debut profesional melawan Grêmio Prudente di Stadion Maracanã dan langsung mencetak gol ke gawang Avai.
Di Flamengo, Diego sempat satu tim dengan Ronaldinho yang kala itu baru kembali ke Brasil. Pengalaman bermain bersama salah satu legenda dunia itu membuatnya semakin matang dalam mengembangkan karier.
Setelah meninggalkan Brasil, perjalanannya membentang ke berbagai negara. Pada 2012, ia memperkuat Alania Vladikavkaz di Rusia lalu dipinjamkan ke Sport Recife pada 2013.
Kariernya berlanjut bersama Vitória pada 2014–2015, kemudian Bragantino. Tak hanya di Brasil, Diego juga menjajal ketatnya liga di Arab Saudi bersama Al Qadsiah.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
