Gerald Vanenburg ingin Timnas Indonesia U-23 waspada hadapi Laos di Kualifikasi AFC U-23 2026. (Media PSSI)
JawaPos.com — Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena saat menghadapi Laos di laga perdana Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Meski memiliki catatan pertemuan yang lebih baik, ia menegaskan pentingnya fokus penuh sejak menit awal.
Pertandingan Timnas Indonesia kontra Laos akan digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (3/9/2025) malam. Kickoff dijadwalkan pada pukul 19.30 WIB dan dipastikan menjadi sorotan publik sepak bola Tanah Air.
Vanenburg menilai laga pembuka memiliki arti penting bagi perjalanan Garuda Muda di Grup J. Tiga poin perdana diyakini akan menjadi modal berharga sebelum menghadapi lawan yang lebih berat.
“Yang paling penting adalah fokus dan persiapan menghadapi Laos. Kita harus memenangkan pertandingan, itu prioritas utama,” tegas Vanenburg saat konferensi pers jelang laga, Selasa (2/9/2025).
Timnas Indonesia punya rekor apik melawan Laos di level kelompok umur maupun tim senior. Dari lima pertemuan terakhir, Garuda Muda berhasil menang empat kali dan hanya sekali menelan kekalahan.
Kemenangan terbesar terjadi di Asian Games 2018 ketika Timnas Indonesia menundukkan Laos dengan skor telak 3-0.
Catatan ini membuat publik optimistis, tetapi Vanenburg tetap memberi peringatan keras agar anak asuhnya tidak jemawa.
“Kalau kita selalu menang di tempat yang sama, ada hari di mana kita bisa kalah juga. Karena itu kita harus benar-benar berhati-hati dan tidak meremehkan lawan,” kata pelatih asal Belanda itu menambahkan.
Ia menekankan sepak bola penuh kejutan, termasuk kemungkinan hasil tak terduga. Laos bisa saja menghadirkan perlawanan sengit apabila Timnas Indonesia kehilangan fokus.
Di Grup J, Timnas Indonesia tergabung bersama Korea Selatan, Laos, dan Makau. Persaingan dipastikan ketat karena hanya tim terbaik yang bisa melaju ke putaran final.
Korea Selatan menjadi favorit utama dengan tradisi kuat di level Asia. Sementara itu, Laos dan Makau berstatus kuda hitam yang berpotensi merepotkan.
Bagi Timnas Indonesia, laga kontra Laos akan menjadi ujian mental sekaligus ajang unjuk kualitas. Tiga poin bisa menjaga asa Garuda Muda untuk bersaing dengan Korea Selatan.
Vanenburg percaya skuadnya memiliki kemampuan untuk menuntaskan laga dengan hasil maksimal. Namun ia tak ingin para pemain hanya mengandalkan statistik pertemuan.
Kesiapan fisik dan mental disebutnya akan menjadi faktor kunci. Setiap detail, mulai dari konsentrasi hingga eksekusi peluang, harus berjalan sesuai rencana.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
