
Christopher Nkunku. (Instagram @c_nkunku)
JawaPos.com - Bursa transfer musim panas ini kembali menghadirkan kejutan besar. Chelsea akhirnya melepas penyerang asal Prancis, Christopher Nkunku, ke raksasa Serie A, AC Milan. Kepergian sang pemain disebut-sebut menjadi langkah strategis The Blues dalam menyiapkan kedatangan bintang muda Manchester United, Alejandro Garnacho.
Nkunku sejatinya masih menjadi salah satu pemain penting musim lalu dengan torehan 15 gol dari 48 penampilan kompetitif. Namun, perannya mulai terpinggirkan sejak kedatangan sejumlah amunisi baru seperti Joao Pedro, Jamie Gittens, Estevao, hingga Liam Delap. Dalam skema Enzo Maresca, eks pemain RB Leipzig itu hanya tampil sebagai starter sembilan kali dari 27 laga liga.
Melansir dari ESPN yang dikutip oleh Sports Mole, situasi tersebut membuat Chelsea terbuka untuk melepas sang pemain lebih cepat. AC Milan mengamankan tanda tangan Nkunku dengan biaya transfer senilai 42 juta Euro, atau sekitar 36,4 juta Poundsterling, setara Rp 727 miliar.
“Chelsea telah mengumumkan bahwa Christopher Nkunku resmi pindah permanen ke raksasa Italia, AC Milan. Menurut ESPN, Chelsea melepas Nkunku dengan nilai 42 juta Euro (£36,4 juta Pounds). Pemain berusia 27 tahun itu menandatangani kontrak lima tahun hingga musim panas 2030,” tulis media tersebut.
Angka itu memang sedikit lebih rendah dibanding ongkos 52 juta Poundsterling (sekitar Rp 1 triliun) saat The Blues memboyongnya dari Leipzig pada 2023, namun tetap dianggap sebagai bisnis yang cukup efisien.
Di San Siro, Nkunku menandatangani kontrak jangka panjang selama lima tahun, yang akan mengikatnya hingga musim panas 2030. Ia juga sudah dipastikan mengenakan nomor punggung 18 di bawah arahan pelatih Massimiliano Allegri.
Kepindahan ini menambah daftar panjang eks pemain Chelsea yang kini membela Milan, setelah sebelumnya ada Christian Pulisic, Ruben Loftus-Cheek, dan Fikayo Tomori.
Bagi Milan, kehadiran Nkunku diprediksi menambah variasi serangan. Ia dikenal fleksibel, bisa beroperasi sebagai penyerang tengah maupun gelandang serang. Dengan usia yang masih 27 tahun, Rossoneri diyakini mendapatkan pemain yang berada di puncak performanya.
Sementara bagi Chelsea, hengkangnya Nkunku membuka ruang di lini depan untuk sosok anyar. Alejandro Garnacho disebut tinggal selangkah lagi bergabung ke Stamford Bridge setelah kesepakatan transfer dengan Manchester United mencapai angka 40 juta Poundsterling, atau sekitar Rp 800 miliar.
“Kepergian Nkunku membuka jalan bagi kedatangan Alejandro Garnacho dari Manchester United. Kedua klub dikabarkan telah mencapai kesepakatan,” tulis media yang sama.
Pemain asal Argentina itu kabarnya akan diikat kontrak hingga Juni 2032. Media Inggris melaporkan, Garnacho bahkan sudah terlihat di Stamford Bridge saat Chelsea menghadapi Fulham dalam laga Premier League. Tanda-tanda resminya pengumuman hanya tinggal menunggu waktu.
Keputusan merekrut Garnacho dinilai sejalan dengan rencana jangka panjang Enzo Maresca. Usianya yang masih 21 tahun memberi Chelsea prospek untuk memiliki pemain dengan kecepatan, kreativitas, dan determinasi tinggi di sektor sayap.
Tak hanya Nkunku, Chelsea juga diperkirakan bakal melepas Nicolas Jackson yang semakin dekat dengan kesepakatan peminjaman ke Bayern Munchen. Langkah-langkah itu menunjukkan bahwa The Blues tengah melakukan perombakan serius di lini depan demi menemukan keseimbangan antara pemain muda potensial dan pemain berpengalaman.
Menurut laporan ESPN, kebijakan tersebut memang menjadi strategi klub dalam menjaga regenerasi sekaligus mengatur stabilitas finansial. Dengan menjual beberapa pemain yang tersisih dari skema utama, Chelsea bisa lebih leluasa mendatangkan bakat baru seperti Garnacho.
Bagi publik Stamford Bridge, perpisahan dengan Nkunku tentu terasa pahit. Ia datang dengan ekspektasi tinggi dan sempat menunjukkan kualitasnya, meski konsistensinya terbentur masalah cedera serta rotasi ketat di lini serang. Namun, kedatangan Garnacho juga menyalakan optimisme baru.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
