Persib vs Borneo FC ditunda (Dok. @infoligaindonesia)
JawaPos.com - Pertandingan yang ditunggu-tunggu antara Persib Bandung melawan Borneo FC dalam pekan keempat Super League 2025/2026 harus tertunda. Laga yang seharusnya berlangsung pada Minggu, 31 Agustus 2025 pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api ini resmi ditunda atas permintaan Kepolisian Daerah Jawa Barat.
Polda Jawa Barat telah mengirimkan surat resmi kepada Direktur Utama I.League selaku operator kompetisi Super League 2025/2026 pada Jumat (29/8/2025). Dalam surat tersebut, pihak kepolisian memohon penundaan pertandingan mengingat kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Jawa Barat.
Surat dari Polda Jabar merujuk pada beberapa poin penting:
Penundaan ini berkaitan dengan situasi politik dan keamanan yang memanas di Indonesia. Tragedi yang menimpa Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek online yang meninggal dunia tertabrak kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi buruh di Jakarta pada Kamis (28/8/2025), telah memicu gelombang keprihatinan nasional.
Peristiwa nahas tersebut terjadi ketika Affan sedang menjalankan tugasnya mengantarkan pesanan namun terjebak dalam kemacetan akibat demonstrasi buruh yang digelar Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) di depan Gedung DPR RI. Saat kendaraan taktis Brimob bergerak membubarkan massa, Affan yang tidak sempat menghindar menjadi korban tragis.
Meskipun sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), nyawa pemuda yang sedang mencari nafkah tersebut tidak dapat diselamatkan. Kejadian ini kemudian viral di media sosial dengan tagar "RIP Demokrasi" dan "RIP Indonesia Democracy" yang trending di berbagai platform.
Tragedi ini tidak hanya mengguncang masyarakat umum, tetapi juga menggerakkan para pesepakbola Timnas Indonesia untuk menyuarakan keprihatinan mereka. Tujuh pemain Timnas Indonesia dari berbagai latar belakang berani angkat bicara terkait kondisi demokrasi tanah air.
Para pemain yang bersuara tersebut adalah:
Rizky Ridho (Persija Jakarta) - Kapten Persija ini bahkan menunjukkan aksi nyata dengan mengenakan pita hitam saat pertandingan melawan Dewa United di Banten International Stadium pada Jumat (29/8/2025). Meski awalnya seluruh pemain ingin melakukan hal serupa, namun terkendala perizinan dari LIB.
Rio Fahmi (Persija Jakarta) - Bek andalan Macan Kemayoran ini turut menyuarakan keprihatinannya melalui media sosial sebagai bentuk solidaritas.
Zahaby Gholy (Persija Jakarta) - Bek muda yang juga bagian dari skuad Timnas Indonesia ini tidak ketinggalan untuk bersuara.
Dendy Sulistyawan (Bhayangkara FC) - Menariknya, pemain yang berprofesi sebagai polisi ini juga ikut menyuarakan keprihatinannya melalui unggahan tentang tren demokrasi Indonesia di Instagram pribadinya.
Ivar Jenner (FC Utrecht) - Pemain yang berkarier di Eredivisie Belanda ini membuktikan bahwa jarak geografis tidak menghalangi rasa cinta tanah air dengan turut bersuara dari Eropa.
Justin Hubner (Fortuna Sittard) - Bek naturalisasi yang bermain di Belanda ini menunjukkan bahwa keputusannya membela Indonesia bukan hanya untuk karier, tetapi juga karena cinta pada bangsa ini.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
